Souvenir Ukiran Batak Di Kabupaten Samosir Miliki Nilai Budaya Menarik

Partukkoan.com

*Pengukir Di Tuktuk Punya Spesialisasi Turun Temurun*

Catatan Hatoguan Sitanggang


Kabupaten Samosir penuh dengan sumber daya spesifik sesuai dengan kultur budaya Batak, diantaranya pengukir khas Batak mampu menghasilkan souvenir dengan nilai budaya tinggi.

Pengukir yang pada umumnya meneruskan ilmu leluhur secara turun temurun, dan telah menghasilkan berbagai karya ukir, telah dikenal baik di domestic maupun manca Negara. Kalau mau jujur, hasil ukiran Samosir, telah banyak diminati dan dihargai para wisatawan, namun keberadaan pengukir khususnya di daerah Tuktuk Kecamatan Simanindo, perlu menjadi perhatian serius Pemerintah.


Sekira 45 KM jarak tempuh antara Pangururan-Simanindo dengan perjalanan satu Jam menaiki kenderaan , pecinta wisata menyelusuri daerah objek wisata yang berada di Tutuk Siadong,Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, akan terpukau melihat ukiran bermotif Khas Batak yang dipajangkan seorang pengukir. Dengan kesabaran penuh,teliti,hingga indah dipandang mata degan harapan usai dikerjakan hasilnya dapat laku terjual untuk membutuhi keluarganya, dengan tetap mengutamkan nilai Budaya Batak.

Hasil Ukiran yang dipajangkan merupakan suatu warisan budaya nenek moyang kita kepada turunannya yang memiliki talenta, namun talenta itu perlu didukung oleh segala lapisan masyarakat untuk “melestarikan” seni ukir. Karena potensi ini merupakan Kebanggaan tersendiri bagi titik objek wisata di Samosir, hingga dapat mendongkrak tingkat pengunjung wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Samosir sudah saatnya berperan,sebagai bapak angkat,untuk mendukung para pemahat atau  ukiran yang bermotif batak,dengan Ciri Khas Souvenir Jenis ukiran bermotif Batak.

Nilai Ukiran sangat tinggi dan merupakan salah satu kebanggan bagi kabupaten samosir, dan keunikan ukiran bermotif khas Batak,dapat membuat ukiran bernilai tinggi hingga laku dijual yang berakses ekonomi kerakyatan,serta hasil dari ukiran atau pahatan tangan tersebut dapat dipajangkan disetiap daerah objek wisata yang ada  disamosir.

Beberapa lokasi bersejarah di daerah ini, penuh dengan ukir-ukiran dari kayu,batu yang dipahat secara manual dengan  tangan mengunakan pisau ukir dengan motif khas batak,salah satu factor pendukung pariwisata yang perlu digali kembali.

Salah satu Budaya didaerah Samosir yang belum dimanfaatkan dalam mendukung atau tingkat kunjungan wisata yang telah diturunkan turun temurun merupakan suatu kenangan para nenek moyang,generasi saat ini dapat memahat dengan manual yang masih memiliki makna dan arti bersejarahyang masih ada di objek wisata samosir yang terletak di lokasi objek wisata di desa tomok sebagai sentral perbelanjaan para wisatawan manca Negara,sudah bertahun-tahun di daerah lokasi ini para touris yang berbisnis ukiran-ukiran dari kayu dan batu di bawa keluar negri untuk dijual di daerahanya bahkan para touris membeli karena motif batak dan nilai-nilai sejarah nya

Pada umumnya para touris mancanegara membeli souvenirnya barang –barang kecil yang mudah di bawa beda dengan orangnya yang bisnis man (pebisnis) yang dengan membeli barang-barang batak untuk dijual lagi didaerahnya,barang –barang yang khas motif batak ada banyak jenis ada khusus ornament batak disebut gorga batak,patung –patung motif batak artinya muka (face)menyerupai bataknya,kalender batak(batak calendar)yang dapat melihat hari-hari keberuntungan seperti dalam mengadakan pesta batak harus melihat calendar batak,singa-singa di rumah adat batak,tongkat tunggal panaluan,tongkat palehat, patung ulu balang,rumbi rumbi,hombung, piso batak,sahan kalender yang terbuat dari tanduk dan masih banyak lagi yang lain seluruhnya ada nilai-nilai sejarahnya 

Barang-barang ini masih ada di lokasi obyek wisata ditomok kabupaten Samosir dan dapat di pesan,tapi baru-baru ini promosi barang –barang bersejarah ini sepertinya berkurang,para pekerja yang secara manual denagan memakai pisau ukir saja mulai kurang serius kemungkinan lama kelamaan jadi hilang,karena para pemahat sudah mengalihkan pekerjaannya,perlu dukungan para pemodal atau pemerintah turun kelokasi oyek wisata prihatan agar tetap ada barang –barang yang bernilai bersejarah (duplicate)


Seluruh upaya di atas, harus diseriusi pemerintah melalui dinas terkait, mendukung sepenuhnya program Pemkab Samosir menuju Daerah Pariwisata Yang Inovatif pada tahun 2015, sekaligus menarik minat wisatawan berkunjung ke daerah ini.

Maka cita cita bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya sector kepariwisataan, akan tercapai dengan optimal. Bukan hanya program seremoni, tapi karya nyata.

 Keterangan gambar barang – barang yang bernilai history(sejarah)yang dikerjakan secara manual inilah barang khas batak yang biasanya di buat di rumah adat batak yang dinamakan singa singa dan patung motif batak (nilai-nilai sejarahnya vang sangat tinggi (cultural batak)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment