Tumpukan Sampah Berdampak Rusak Citra Pariwisata Samosir

Partukkoan.com

Sejumlah pengusaha, restauran dan hotel di kawasan wisata Tuktuk Siadong, Desa Tomok, Desa Siallagan Kecamatan Simanindo resah dengan banyaknya tumpukan sampah.

Dimana Tumpukan sampah yang telah berbau busuk diakibatkan karena seminggu sekali baru diangkat petugas kebersihan setempat hal ini diyakini akan merusak citra pariwisata Samosir.

Para pengusaha itu pun menilai Pemkab Samosir kurang  profesional dalam melakukan penanganan pada pengelolaan sampah. Padahal, kutipan atau retribusi selalu dibayarkan ke pemerintah melalui petugas penagih pengangkut sampah.

Salah satu Pengusaha Hotel di daerah itu, Esron Samosir kepada wartawan belum lama ini menyampaikan, ketidakprofesional pemerintah membuat sampah yang menumpuk menjadi berbau busuk, akibatnya bebeberapa pengunjung mengaku terganggu akibat bau busuk dari sampah-sampah yang sudah mulai menimbun.

"Kami sudah sangat kecewa dengan ulah pemerintah ini, kami pun tidak mau lagi membayar retribusi sampah dan memilih untuk membersihkan sendiri dan mengolahnya,"ujar Esron.

Dia juga menyesalkan minimnya truk pengangkut sampah yang hanya berjumlah satu unit, padahal setiap harinya pengusaha penginapan, restauran dan usaha lainnya mengeluarkan sampah basah dan kering yang begitu besar.

"Untuk dilokasi Tuktuk saja, sampah sudah sangat banyak, belum lagi kawasan yang lain seperti di Desa Tomok dan Desa Siallagan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Kabupaten Samosir melalui Sekretaris Saut Limbong yang juga menjabat sebagai pengelola petugas kebersihan se Kabupaten Samosir, mengakui masih banyaknya tumpukan sampah yang belum terangkat secara maksimal.

Namun, dikatakannya, Pemkab Samosir telah membentuk tim khusus untuk membahas penggulangan sampah agar kebersihan lingkungan terjamin khususnya kawasan wisata, dimana  tim itu dipimpin Sekdakab Ir Hatorangan Simarmata dengan melibatkan Dinas Koperindag dan Dinas Tarukim.

"Saat ini telah dibentuk tim dan selanjutnya akan ditenderkan kepada pengelola yang bisa  menangani persoalan sampah terkhusus dikawasan wisata, apalagi sampah-sampah itu nantinya bisa dikelola menjadi bahan pupuk organik," terangnya. 
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment