Cinta Tidak Logika Hatiku Hancur Di Tepian Danau Toba


Catatan Hatoguan Sitanggang

Pagi subuh ini sekitar pukul 02.29 WIB, aku coba ketik SMS pada nomor HPnya yang bernomor buntut atau ekor 29 -an yang pernah kubelikan di daerah Tomok Samosir pada waktu lalu.  Kucoba kuketik kata demi kata dengan jari-jariku. Hal itu semua mengalir dan keluar dari benak serta dari lubuk hati yang paling dalam dan tanpa ditanyapun saya akan menjawabnya secara jujur jikalau ada orang bertanya, kenapa kamu harus berangkat merantau lagi ke daerah lain sementara disinipun kamu telah punya usaha bahkan usahamu mempunyai peluang besar untuk berhasil, dan kamu juga sudah memiliki rumah sendiri,  apa lagi yang kurang? Semua itu patut saya syukuri dan diamini atas rezeki yang diberikan Tuhan.  Sejujurnya dan terus terang keinginanku kembali merantau mempunyai alasan tersendiri (cinta tak berlogika) dan selain ingin memperluas usaha yang paling utama ingin melupakan semua kisah cintaku yang tidak mungkin terjadi (karna saya sudah punya istri dan anak.red) berharap dapat melupakan dirinya untuk selamanya dari kehidupanku.

Sebelum lebih lanjut aku buka kisah ini,selama ini kami berdua sudah menjalin kasih serta saling mencintai walaupun kami berdua mengetahui bahwa cinta itu sudah terlarang,atau barang pasti itu pasti menjadi  masalah besaar nantinya baik dari keluarga pihak laki-laki maupun perempuan, namun cinta itu hadir tidak terbendung mendarat dan berlabuh dalam hati yang paling dalam hingga bersemi serta berkembang didalam sanubari, tidak berapa lama masalah demi masalah mulai berdatangan serta tantangan keretakan rumah tanggaku sudah mulai terjadi ,namun cinta kami berdua sepertinya tidak tergoyahkan ,kuakui dianya sangat baik dan sayang padaku itu kusadari ia rela meninggalkan aku demi keutuhan Rumah tanggaku yang sudah mulai retak .

Saking sayangnya dan cintainya padaku akhirnya dia mengalah dan pergi jauh supaya aku dapat bahagia dengan anak istriku,namun bukan menjadi menyelesaikan persoalan yang sudah terjadi,"karna cinta Kami berdua tumbuh dan berkembang pesat,"sepeninggalannya  hatiku hancur berkeping-keping tidak tau arah,perasaanku mulai tertekan dan kurasakan semua tulang sumsumku seperti tersedot hingga aku merasa tidak mampu berdiri mata berkunang-kunang hingga aku lemah tanpa daya dan semangat hidup mulai runtuh ,ingin rasanya aku mati saja,gumanku .

kenangku saat masih bersamanya pada waktu lalu,dipagi hari ini  aku teringat dengan salah seorang kakek tua kalau tidak salah kemungkinan umurnya sudah berjalan 70 tahunan ,duduk bersilah diperempatan lampu merah kota Pematang Siantar ,disisi kupingnya kirinya berisi setangkai bunga mawar dia menatap dengan sorotan mencibir  sambil melambaikan tangan kearah  kami berdua saat  mobil melintas hingga berlalu,spontan aku bilang pada dia,"mungkin aku akan seperti ini kelak apabila kamu tinggalkan  ia,''ujarku,dia cuma menatapku dengan sorotan mata sayu  sambil mengelus-elus tanganku dengan lembut.

Saat ini dengan kepergianya untuk meninggalkan aku disini, bukan saja langsung melupakan dirinya atau menghilangkan rasa cinta yang sudah sempat berakar didalam hati,detik perdetik,menit per menit ,jam perjam setiap hari bahkan hingga malam  walau sekejap mata ini tidak dapat kupejam rasa cinta tumbuh subur hingga didalam sanubari,akhir akhir ini bukan tidak saya coba untuk melupakan dirinya dengan mencari aktivitas lain bahkan sempat ada tutur kata bahasa yang sangat kotor dan keji sempat saya ucapkan pada dirinya dengan harapan dia dan aku "bubar" harapan itu kandas begitu saja karna balasan yang saya terima hanya bantahan lembut dari tudinganku," jangan kamu bilang aku seperti itu dan aku bukan seperti tuduhanmu ,kalaupun aku menjauh aku butuh rumah tanggamu bahagia itu semua kulakukan karena aku sangat mencintai kamu tuturnya lembut.

Akhirnya saya merasa sangat berdosa karna mampu menghina dan malam itu juga aku berdoa sama tuhan  memohon pengampunan karna mampu menghina dirinya setelah berdoa dan malam itu juga aku melalui sms singkatku meminta maaf dan berharap dimaafkan oleh dirinya.

Setelah malam kejadian itu, sudah hampir satu bulan kami tidak ketemuan,bahkan komunikasi lewat teleponpun sudah mulai jarang ,sempat dua hari lalu kuhubungi dia sekali lewat telepon terdengar suaranya agak serak, sempat kutanyakan kabarnya,yang sakitnya adek ujarku,dia cuma bisa menjawab  ringan,"tidak jawabnya singkat,hingga komunikasi kamipun terputus,maklumlah saat itu pulsa telepon genggamku lagi habis.

Namun hingga saat ini perasaan bersalah masih membanyangi diriku terus menerus,aku tidak tau memulai dari mana duluan,pikiranku resah kalut dan binggung serta tak tau arah,aku tidak mampu berbohong,bahwa aku sangat sayang  dan cinta pada dirinya ,disisi lain aku juga memikirkan Anak  istriku perlu tanggung jawab yang sangat besar sudah menunggu pada anak-anakku sudah mulai tumbuh besar,kenapa harus terjadi semua ini pada kehidupan ini tuhan ,kenapa ini terjadi gumamku.bersambung








loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment