Disamosir Ternak Babi Tetap Berkeliaran

                                         Ternak Babi saat berkeliaran disamping toko Panglong Warga desa Pardomuan   Satu kecamatan pangururan.(photo .Partukkoan.com)

"Kasappol Dinilai Tidak Mampu Tegakkan Perda No.26 tahun 2006"

Pangururan Partukkoan.com

"Samosir Negeri Indah Kepingan Sorga",tulisan kata itu kerap kita lihat dan dengar serta spanduk dan balihopun terpampang disetiap pintu masuk hendak masuk daerah kabupaten samosir ,ditambah lagi pada tahun lalu daerah ini telah ditetapkan oleh Gubernur Sumatera- Utara Gatot Pujo Nugroho sebagai Daerah Tujuan Wisata 2014-2015 tambah indahlah daerah ini dengan kata-kata.

Dilain sisi faktor salah satu pendukung pariwisata adalah penataan kota dengan lingkungan yang bersih indah tertata nyaman,aman,namun kalau dilihat fakta yang sebenarnya sangat disayangkan hingga saat ini "Babi Ternak disamosir"yang seharusnya dikurung dikandang masih tetap bebas berkeliaran dimana mana yang cukup memprihatikan berkeliaran hingga ke Jalan Raya yaitu ;diseputaran  desa Pardomuan Satu(pekan Inpres onan baru) kecamatan Pangururan padahal ini adalah pusat  kota kabupaten Samosir yang saban hari ramai dikunjungi para pendatang.

Melihat ini semua Akhirnya Marulam S salah seorang Permerhati Lingkungan yang juga sangat getol mendukung majunya pariwisata didaerah itu kepada Partukkoan.com Sabtu(18/4)berkomentar,dan menilai Kasappol PP Kabupaten Samosir , telah melakukan pembiaran terhadap  warga sekitar untuk melepaskan ternak babinya masing-masing ,yang ironisnya  disini kasat pol PP samosir dianggap telah gagal tegakkan Peraturan Daerah (perda) No.26 Tahun 2006.

Dia berharap ,"sudah selayaknya kepada Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon,memberikan tegoran kepada pejabatnya dan membuat catatan khusus ,terkait kurang becusnya bawahanya bekerja,"bila perlu diganti saja yang lebih baik,"Pungkas Marulam S

Salah seorang Warga pemilik ternak babi yang tidak mau dituliskan namanya ketika disambangi partukkoan.com Sabtu (18/4),"soholan au daba paluahon Babi ternak on,sude do di palua halak i iba pe nipaluama"(bukan cuma saya yang melepaskan babi ternak yang lainpun melepaskan ternak masing-masingnya,melihat itu sayapun ikut melepaskan ternak babi saya),terangnya.

Ketika hal ini hendak dikonfirmasi Partukkoan.com kepada kasat Pol PP Samosir melalui telepon selulernya,belum dapat dihubungi.







loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment