Kegiatan Horas Samosir Fiesta 2015,"Dipertanyakan Warga"

 Jamontang Simarmata
 Barita Sinambela
 Saragi Simarmata
 Puluhan Warga Pengunjung dengan Juri  Lomba Festival Gondang Naposo
Salah Satu Peserta Gondang Naposo



Saragi Simarmata:Pemerintah Harus Punya Niat,untuk mengetahui Kebutuhan Rakyatnya 

Samosir.Partukkoan.com

Kegiatan yang mendukung Visi dan Misi Kabupaten Samosir "Negeri Indah Kepingan Sorga" menjadi daerah kunjungan Wisata budaya yang inovatif dan sudah merupakan menjadi Agenda tahunan Festival Gondang Naposo Se- Samosir yaitu "Horas Samosir Fiesta Tahun 2015"  ini patut di angkat jempol.

Namun disisi lain kegiatan ini juga menelan dana APBD yang lumayan  sebesar Rp.195 Juta pada tahun Anggaran 2015 ini yang mana kita lihat tanpa hasil yang memuaskan saat kegiatan digelar hanya dihadiri puluhan orang warga masyarakat pangururan,pemerintah kabupaten samosir,beberapa lintas SKPD dan serta ratusan Peserta Lumba Gondang naposo dari tingkat anak sekolah disembilan kecamatan yang didaerah itu .

Dan hal ini sudah perlu di pertanyakan dampak dan azas manfaatnya untuk masyarakat luas Ucap salah satu warga , Jamontang Simarmata kepada Partukkoan.com Sabtu(4/4)di rumahnya tidak berapa jauh dari lokasi kegiatan digelar yaitu Open Stage Pangururan.

Lebih lanjut Jamontang  mengatakan"seyoginya pemerintah sudah harus mengkaji ulang mengevaluasi semua kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat bagi masyarakat luas ,yang saya ketahui setiap perhelatan yang mengikut sertakan masyarakat luas seperti ini ,atau kegiatan  Horas Samosir Fiesta , sudah seharusnya perlu melibatkan Raja-Raja Bius didaerah itu,atau Pengetua-pengetua adat setempat.

"Disini saya sebagai warga setempat, bingung bahkan bertanya lagi, ada acara pesta rakyat disekitar ini saya tidak tau, jadi apabila dana sebesar  Rp.195 juta tersebut dikonfersikan ke pembangunan jalan lingkungan (Rabat Beton) dapat dibangun sepanjang 300 Meter dengan lebar 3 M serta tebal 15 CM "Ungkapnya Jamontang.

Senada Barita Sinambela  seorang pengusaha Musik didaerah itu juga sangat menyesalkan atas kegiatan Festival Gondang Naposo karena tidak pernah memberdayakan pengusaha musik daerah setiap kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir,yang mana menurut Barita Sinambela tidak pernah memakai alat-lat musiknya ,ironis dia dengar bahwa musik tersebut di bawa dari luar daerah samosir,jadi apa gunanya kita bayar pajak lae ,"tutur barita.

Sementara itu Wakil Ketua  Pemerhati Sosial Adat Dan Budaya Saragi Simarmata yang juga Dosen di STIE LMII ketika disambangi Partukkoan.com Sabtu(4/4) saat ini pemerintah untuk kedepan sudah harus" Niat "peduli dengan kepentingan masyarakatnya.

Dia menambahkan," pemerintah itu jangan hanya duduk dikursi saja dan hanya keperluan perjalanan dinas ke luar daerah yang menghabiskan anggaran semata",harus mampu meningkatkan dan mendongkrak ekonomi yang berbasis kerakyatan,dan disini kita perlu mengikut sertakan masyarakat Tokoh masyarakat,Raja-raja Bius,Tokoh adat untuk mengenalkan Budaya sebagai Kearifan lokal ini saja dapat menjadikan sumber Pendapatan Asli Daerah(PAD),Pungkas Saragi Simarmata.(Hatoguan Sitanggang)



loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment