Oknum Kades Disamosir Selingkuh,Warga Heboh




       
Samosir ,Partukkoan.com

Kata orang selingkuh indah ,asik dan mendebarkan namun disisi lain bila ketahuan akan  celaka seperti yang  dialami salah satu oknum Kepala desa didaerah samosir yaitu  Kepala Desa Siallagan “RS”  sebut saja namanya jatonas ,perselingkuhan dengan gadis idamanya akhirnya mencuak kepublik setelah istri sah oknum kepala desa mendatangi tempat kosan Wil wanita idaman suaminya dan terjadilah perang mulut besar besaran ,melihat kejadian ini hingga menghebohkan warga sekitar.

Sebelumya ,Sekanario perselingkuhan terbongkar  oknum kepala desa sangat lihai menutupi boroknya saking rapinya ,diduga sudah berlangsung selama 3 tahun antara hubungan  oknum kades "RS" dengan wil sebut saja namanya "Bunga"

Bak kata pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga ,akhirnya pada hari selasa (14/4) lalu istri Kades yang ditemani oknum aparat desa berangkat menuju komplek Wisata Batu Hoda yang berada didesa Cinta Dame atau masih  satu kecamatan disimanindo kabupaten Samosir

Menurut informasi yang dihimpun sejumlah wartawan dari warga setempat,yang mengaku bermarga Malau dan Sinaga, bahwa WIL itu,atausebut saja namanya,Bunga, telah sering dan bahkan selama dua minggu tinggal di sebuah pondok di komplek tersebut dan bermesraan bersama oknum Kades ,bak kata lain sudah bagaikan seperti suami istri.

Mendengar informasi tersebut, Istri Kades Siallagan “PH” tidak tinggal diam amarahnya memuncak, dan dengan ditemani seorang aparat desa,mereka turun menjumpai Bunga ke warung tersebut dan ketika bertemu dengan Bunga, PH langsung menariknya.

Saat itu, antara Istri Kades dan Bunga terjadi adu mulut yang hebat sehingga mengundang perhatian warga sekitarnya,dan saat itu hampir terjadi jambak-jambakan.ujar warga

 Akibat suara teriakan pertengkaran keduanya menyebabkan puluhan warga berhamburan keluar dan berdatangan ke lokasi kejadian untuk menyaksikan kejadian yang tersebut . Beberapa warga langsung melerai,sebelum terjadi perkelahian .

Warga pun akhirnya membujuk mereka berdua, agar persoalan diselesaikan oleh kepala desa setempat. Namun Kepala Desa Cinta Dame bermarga Nainggolan mengelak dan tidak mau mencampuri urusan yang merusak tata krama terutama adat istiadat dan tradisi Batak. Sehingga, mereka berdua dengan terpaksa berkumpul di rumah salah seorang yang semarga dengan oknum Kades.

Kepala desa Cinta Dame ketika dihubungi wartawan melalui istrinya boru Turnip,membenarkan informasi tersebut dan menyesalkan perbuatan dan perilaku oknum kades tersebut selaku aparat desa yang harusnya menjadi panutan dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Batak.

Menurut sumber lain dari warga bermarga Turnip dan Malau yang salah seorangnya menantu Kepala Desa Cinta Dame mengatakan, bahwa semula mereka berfikir, kedatangan oknum Kades “RS” ke desa itu karena ada urusan penting.

Namun, setelah kedatangannya berulang-ulang, hingga tidur beberapa malam selama dua minggu bersama dengan Bunga, sampai dengan kedatangan istri oknum kades tersebut, membuat mereka terkejut dan tercengang. Mereka juga mengutuk perbuatan dan perilaku oknum kades sebagai aparat pemerintah desa yang berperilaku bejat dan tidak bertanggung jawab.

Isu yang santer terdengar, hubungan gelap oknum kades dengan Bunga tersebut sudah berlangsung selama 3 tahun. Sebelumnya Bunga bekerja di salah satu hotel di kawasan Tuk-tuk Samosir, namun setelah isu perselingkuhan menyeruak, Bunga keluar dan tidak bekerja lagi di hotel, sehingga menghinap
di kawasan Desa Cinta Dame tersebut.

Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Desa Siallagan Pinda Raya Rohandi Siallagan ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan , Kamis (16/4),membenarkan informasi tersebut. Mereka berjanji akan membuat rapat pleno dengan para anggotanya. Untuk selanjutnya, menanyakan informasi dan peristiwa itu
kepada oknum Kepala Desa Siallagan.

Dan Menurutnya, informasi lainnya,selama beberapa tahun terakhir,oknum Kades tersebut juga jarang mengikuti rapat dan kegiatan pariwisata maupun kegiatan pemerintahan di Kantor Camat. Sehingga, pihak BPD akan bertindak sesuai dengan perturan yang telah berlaku.

Sementara itu, hal yang sama juga disampaikan oleh Camat Simanindo Prassian Lumbangaol SE, melalui telpon seluler kepada wartawan , Kamis (15/4). Informasi tersebut baru diterima, namun pihaknya masih menelusuri kebenaran informasi tersebut. “Jika terbukti benar, kita akan berikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku, karena masalah itu merusak citra dan tatanan budaya
Batak,” tegasnya.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment