Tanah Disamosir Merupakan Silsilah Marga

Jamontang Simarmata ketika berada di Tugu
Op. Soogaon Simarmata Desa Huta Tinggi Samosir
Pangururan - Partukkoan.com
Wilayah Samosir acap kali menjadi daerah rawan konflik Persoalan Hukum Perdata (kasus tanah), bahkan kadang kala dampak persoalan ini menimbulkan kasus baru hingga ke Tindak pidana kriminal seperti pembunuhan dan penganiayaan.

Perseteruan antara kedua belah pihak yang terjadi bahkan tidak berujung sehingga sangat diperlukan pemahaman yang luas serta jelas bagi seluruh elemen yang berkompeten.
Seperti diketahui, Para ahli telah memberikan ruang batasan hukum perdata, yaitu peraturan yang mengatur tentang hal-hal yang sangat ecensial bagi kebebasan individu, seperti orang dan keluarganya, hak milik dan perikatan.

Sementara hukum public memberikan jaminan yang minimal bagi kehidupan pribadi. Seperti dikutip dari buku H.F.A.Vollmar, hukum perdata merupakan aturan-aturan atau norma-norma yang memberikan pembatasan dan oleh karenanya memberikan perlindungan pada kepentingan perseorangan dalam perbandingan yang tepat antara kepentingan yang satu dengan kepentingan yang lain dari orang-orang dalam suatu masyarakat tertentu terutama yang mengenai hubungan keluarga dan hubungan lalu lintas.

Informasi yang dihimpun partukkoan.com, Saat ini, salah satu persoalan perdata tentang tanah terjadi di wilayah samosir. Seperti Surat Gugatan yang telah terdaftar di pengadilan Negeri Balige dengan nomor: 22/PDT 6/2015/PN.BLG, yang ditanda tangani Oleh Advokat/ pengacara, Renti Situmeang,SH dan Rekan yang beralamat di Jl Balige Km.2 Pohan Tonga siborongborong, kabupaten Tapanuli Utara atas dasar surat kuasa khusus yang diberikan para pengugat yang tertanggal 16 maret 2015 lalu,  bertindak untuk dan atas nama Manginar Silalahi pekerjaan Wiraswasta alamat jalan sisingamangaraja, balige kecamatan balige Toba samosir disebut sebagai Penggugat I, bersama Pengugat II,III,IV,V,VI,VII.

Atas dasar tersebut, Jamontang Silalahi sebagai tergugat kepada partukkoan menilai gugatan tersebut diduga belum memenuhi unsur  sesuai Kitab UU Perdata yang berlaku di Negara Republik Indonesia. 

Diantaranya, lanjut Jamontang, (1) Hubungan Kekeluargaan antara kedua bilah pihak (penggugat dan tergugat red), (2) pengugat tidak memiliki Alas Hak yang kuat, (3) Bahwa Tanah Golat yang mereka klaim itu jelas miliknya dari Op Soogaon Simarmata salah satu disini garis keturunannya  Jamontang simarmata (tergugat I), dan (4) Bahwa Op Leman Silalahi istrinya bukan Br Simarmata melainkan br Simbolon dari Pintu Sona Batu Gordang dan para Marga simbolon yang berhubungan dengan Op Leman Silalahi ini dapat dihadirkan sebagai saksi.

"Kami menilai gugatan mereka itu batal demi hukum atau belum penuhi unsur sesuai Kitab Undang-undang  Perdata, yang seharusnya mereka atau para penggugat tersebut lebih dulu memiliki alas hak (dasar) untuk ditunjukkan sebagai bukti. Kata Jamontang (26/04) kepada partukkoan di kediamannya.

Menurutnya, Pembuktian itu adalah dengan melakukan acara adat istiadat yang disaksikan para pengetua adat seperti acara serah terima tanah ulos soolo buruk dari para pihak. Salah satu contoh lanjutnya adalah dengan ganti rugi berupa sekapur sirih pada pihak hula-hula keluarga mertua dengan disaksikan para raja-raja bius siopat Ama setempat .
"Disini yang membuat saya kesal, mulai aku lahir sudah 59 tahun lalu cerita ulos solo buruk kepada pihak silalahi belum pernah terjadi, jadi saya tegaskan bahwa tanah itu (merupakan Golat simarmata yang dimiliki garis keturunan Op Soogaon Simarmata dan garis keturunanya salah satunya adalah saya" Tegas Jamontang.

Sebagai Garis Keturunan Op Soogaon yang merasa dirugikan katanya, akan melakukan perlawanan atau melakukan  pengaduan balik secara pidana kepada para pihak yang terkait kasus tersebut. Dirinya mengklaim, bahwa pihaknya memiliki cukup bukti.sehingga kami menganggap para penggugat telah mencoba melakukan penyerobotan tanah milik op Soogaon.

Sampai berita ini diturunkan Partukkoan.com pihak marga silalahi yang menggugat kepada Garis  keturunan Op Soogaon simarmata, belum berhasil dijumpai untuk dikonfirmasi meminta tanggapanya terkait kasus tersebut. 

(Hatoguan Sitanggang)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment