Warga Yang Jelas Miskin Di Samosir ,"Tidak Pernah Mendapat BLSM"



Keterangan Photo G Sardiman Nadeak Warga Miskin Disamosir

Samosir Partukkoan.com

Salah satu kategori Orang miskin belum pernah terdata hingga sekarang ,Warga Desa Ronggur Nihuta Kecamatan  Ronggur Nihuta Kabupaten Samosir yang tidak memiliki," Rumah atau Harta Benda apapun ",G Sardiman Nadeak(44) ,Ayah Duda Cerai Mati dari Istri(Alm) R Br Regar, yang meninggalkan dua anak ,dia yang sehari-harinya bekerja sebagai Tukang Kusut(bukan ahli red) antar kampung terpaksa dilakukan atau dilakoni ,"Demi Sesuap Nasi".

,"yang dimulai sejak berumah tangga tahun 1989 dan menetap disamosir 1996 lalu, hingga saat ini tidak pernah mendapat Batuan Langsung Sementara Masyarakat(BLSM) atau sejenis batuan lain dari pemerintah daerah hal ini dikeluhkan ,G Sardiman Nadeak ketika disambangi Partukkoan.com Selasa(21/4)di pangururan.

G Sardiman Nadeak ,menuturkan sambil menangis bercerita kronologis kehidupanya kepada partukkoan.com,"aku heran  dengan pemerintah daerah ini pada khususnya pemerintah desa Ronggur nihuta yang tidak pernah mendata saya masuk kategori Miskin,jujur saja kukatakan saya melakoni atau berpropesi tukang kusut ,"ini demi sesuap nasi,karena saya tidak punya pekerjaan lain,atau usaha berupa jenis sepetak tanah yang bisa kumanfaatkan sebagai modal membuka usaha,"terangnya

Sementara itu kalau kita lihat  warga yang kategori orang mampu ditempatnya pergi berduyun duyun ke kantor Pos terdekat untuk menerima  bantuan dari pemerintah berupa BLSM  sebagai jatah orang yang berkategorikan rakyat miskin,"hati ini sangat sakit  dan donggkol kejam do pamarentah on(kejamnya Pemerintah ini)",menurut mereka yang mendapat bantuan dari pemerintah untuk orang tidak mampu  itu  yaitu ada bantuan  kesehatan,bantuan pendidikan,Beras Raskin hingga uang tunai seperti BLT yang sekarang BLSM.,Ungkapnya Sardiman

Lebih lanjut Dia menjelaskan,"Padahal mulai saya menetap disamosir pada tahun 1996 lalu  saat saya sakit-sakitan tidak dapat berjalan , tidak punya pekerjaan dan paling sakit menumpang dirumah orangtua  karena saya tidak memiliki rumah hingga sekarang ,pemerintah setempat belum pernah mendata saya sebagai warga miskin.

Sudah pernah hal ini  kupertanyakan  kepada Skretaris Desa Ronggur Nihuta saudara Ricard Nadeak pada tahun lalu ,"dianya beralasan menurutnya saya tidak pernah ada dirumah saat pendataan dilakukan oleh petugas yang bersangkutan ,padahal dia sebagai aparat pemerintah desa pasti mengetahui penduduknya yang tergolong miskin atau kurang mampu,kesal Sardiman mengakhiri.

Melalui  Media Sardiman Berharap Kepada Pemerintah kabupaten samosir khusunya Bupati Samosir Bapak Ir Mangindar Simbolon,agar sudi kiranya memberikan belas kasihan  dan mendata dirinya penerima BLSM disamosir yang mana katanya ,"tolong saya didata ya Pak",Dang na Hubaen Au Susah Amang Bupati,Ale Aturpukku Mungkin Di garis Tangan,"(Bukan yang kubuat-buat aku orang miskin Pak Bupati,namun kemungkinan sudah suratan takdirku seperti ini),"serunya Sardiman.

Sementara itu  ketika Hal ini dikonfirmasi Partukkoan.Com Kepala Dinas Sostekpora Kabupaten Samosir Kampu Manik Selasa(21/4) melalui telepon selulernya,mengatakan bahwa bantuan dari pemerintah saat ini sudah berganti nama yaitu Program Simpan  Keluarga Sejahtera(PSKS) dimana warga yang menerima mendapat sejumlah Rp.200 ribu perbulannya, terkait permasalahan dan sesuai banyaknya keluhan warga saat ini ,kemungkin besar kita dalam waktu dekat akan melakukan pendataaan ulang terhadap orang yang layak menerima,Pungkas Kampu Manik 
loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment