Pelaku Teror Penyidik KPK Akan Dipublikasikan

Partukkoan - Bekasi

Teror yang terjadi kepada Penyidik KPK Apip Julian Miftah dianggap sebagai upaya untuk melemahkan lembaga anti korupsi itu. Abdul Fickar Hadjar pakar hokum Universitas Trisakti mengatakan hal itu adalah salah satu indikator untuk menghancurkan KPK. “Itu indikator yang membuktikan pelemahan dan upaya penghancuran KPK terus berlangsung,” ucapnya

Teror yang dialami penyidik KPK katanya dilakukan untuk menakut-nakuti orang-orang KPK. “Itu teror supaya orang orang KPK takut, cara menanggulanginya jangan takut dan harus dilawan. Kalau kita takut teror itu berhasil,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Bekasi Komisaris Besar Daniel Bolly Tifaona menyebutkan, dari rekaman CCTV, Pelaku terror berjumlah 2 orang, satu pelaku memiliki ciri-ciri dengan tinggi badan sekitar 171 sentimeter, perawakan kurus, berjanggut, pakai baju warna hitam, kulit sawo matang. "Satu pelaku lagi tinggi sekitar 168 sentimeter," kata Daniel, Senin, 6 Juli 2015 seperti dikutip dari tempo.

Daniel mengatakan, dalam rekaman CCTV di rumah Afief, Perumahan Mediterania Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pelaku tampak berjalan kaki menuju gerbang rumah. Tak butuh waktu dua menit menaruh benda yang dibentuk menyerupai bom tersebut.

Dijelaskannya, Polisi akan mencetak dan menyebarkannya ke masyarakat dengan harapan dapat segera mungkin mengungkap identitas pelaku teror tersebut.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Apip Julian Miftah diteror dir rumahnya Mediterania Regency, Jalan Anggrek Blok A No. 160 RT 04/RW 16, Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan pada minggu malam (5/7/2015).

Teror yang dilakukan dengan mengirimkan benda yang pada awalnya diduga bom, namun setelah diselidiki tim gegana, ternyata benda tersebut bukanlah bom.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment