Samosir Gencar Laksanakan Penertiban Ternak Babi

Ternak Liar yang diamankan oleh Pihak Tim Gabungan

Partukkoan - Samosir

Pemerintah Kabupaten Samosir sepertinya mulai serius melakukan penertiban ternak di wilayahnya. Tim Gabungan dari Pihak Kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP), Kepolisian dan TNI Angkatan Darat penertiban ternak rutin dilakukan. Bahkan saat malam hari penertiban juga terus dilakukan.

Penertiban Ternak diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Samosir Nomor 26 Tahun 2006, dan pihak Muspika Kecamatan akan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan penertiban engan tujuan samosir menjadi tertib, bersih lingkungan dan menjadi daerah kunjungan wisata. Demikian diungkapkan Camat Pangururan, Mangihut Situmeang kepada Partukkoan, Rabu Malam (15/07/2015) di Onan Baru Pangururan.

Diutarakannya, masyarakat seharusnya tahu bahwa memelihara ternak tidak pernah dilarang, namun katanya semua harus tetap sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku. “Beternak tidak larang, namun tetap ada aturannya. Kalau ternak selayaknyalah dikandang bukan malah dibebaskan liar. Karena itu sangat mengganggu pemandangan bahkan dapat membahayakan pengguna jalan” ketus Situmeang.

Pengamatan Partukkoan dilapangan, lebih sepakan tim gabungan melakukan penertiban di wilayah pangururan secara khusus pada hari rabu malam saat onan baru selesai. Berbagai tantangan juga menjadi rutinitas dari tim gabungan ini.

R. Sitanggang, Sekretaris Camat Pangururan mengaku tantangan tersebut merupakan bagian dari resiko tugas, karena sebagai aparatur Negara, wajib menjalankan tugas yang telah diamanahkan pimpinan. “Itu sudah resiko, tapi tugas tetap tugas dan harus dijalankan”. Kata Rohabinsar.

Dikisahkannya, kecaman dan perlawanan dari pemilik ternak sering diterima para tim, tapi tidak lantas menyurutkan nyali dan semangat para anggotanya, justru semangat dan keinginan untuk terus melakukan upaya penertiban semakin ditingkatkan. “Para pemilik ternak sering marah dan emosi, tapi peraturan harus tetap dijalankan”.

Sementara itu, warga sekitar onan baru yang melihat tim gabungan melakukan penertiban merasa senang. Bahkan diantara mereka menyediakan makanan dan minuman bagi para petugas. “kami sangat gembira, karena ternak yang berkeliaran ini sangat mengganggu. Apalagi kalau malam hari, hampir semua tong sampah di porak-porandakan ternak liar tersebut. Jadinya disekitar pasar jadi kotor dan kumuh” ujar sihotang.

Sihotang berharap, para petugas terus melakukan penertiban ini, supaya samosir menjadi daerah yang bersih sekaligus aman dari ternak liar yang meresahkan masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, sepasang suami istri terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah menabrak seekor babi. Suami istri tersebut terpental ke badan jalan dan mengalami luka  parah pada bagian kepala, tangan dan kaki serta sekujur tubuh.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri Marbun

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment