Sampah Menumpuk Di Pasar Tradisional Onan Lama Pangururan

Tampak Tumpukan Sampah di Depan Balairung Pasar Onan Lama Pangururan. Foto : Rebin Malau

Partukkoan - Pangururan

Pasar tradisonal tajur onan lama pangururan dipenuhi tumpukan sampah. Sampah limbah ikan yang mengandung air juga sepertinya "nongkrong" ditempat itu, baunya pun sangat menyengat hidung. 

Hal tersebut membuat pedagang pasar pagi dan pembeli yang datang ke pasar tradisional ini menutup hidung. 

Pengamatan Partukkoan dilokasi, hingga Jumat sore (31/7) petugas sampah belum juga mengangkut sampah yg menumpuk di pinggiran jalan sianjur mula mula tepatnya di depan pasar Pagi Tajur. Padahal pihak pengelola pasar memungut biaya persampahan kepada para pedagang pasar pagi Rp.2000/hari. 

Walau telah membayar retribusi sampah setiap hari, tapi para pedagang harus setiap hari di sajikan baunya aroma sampah. Para pedagang berharap agar dinas terkait tanggap atas situasi itu. 

"Kami para pedagang terpaksa harus melakukan pembersihan sendiri. Karena kalau tidak demikian pasti akan menggangu kenyamanan pembeli" Kata seorang Pedagang kepada Partukkoan Jumat (31/07) di lokasi. 

Dikatakannya, sampah yang paling banyak menumpuk itu berada tepat dipinggir jalan depan balairong pasar. Untuk itu para pedagang berharap agar Dinas Terkait konsisten menjalankan tugasnya.

Oleh : Rebin Malau
Editor : Jusri Marbun
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment