Sebelum Meninggal Dunia, Daffa Bocah 3 Tahun Janji Tidak Akan Rewel Lagi

Daffa Purpadila bocah tiga tahun yang menderita Kanker Mata
stadium empat. Foto : Tribun
Partukkoan – Samosir

Daffa, bocah berumur 3 tahun akhirnya meninggal dunia Jumat dini hari (3/7/2015) setelah lama berjuang keras atas penyakit kanker mata ganas yang diidapnya. Abiyyu Daffa Purpadila nama lengkapnya mengalami penyakit kanker mata stadium empat.

Benjolan daging sebesar kepalan orang dewasa keluar dari mata kirinya, kanker ganas itu dua bulan terakhir makin parah, bahkan mulai menutup rongga hidungnya.  Cairan dari benjolan mulai keluar sehingga kedua orangtuanya harus rajin membersihkan agar cairan tidak masuk ke mulut dan hidung Daffa.

Orang tuanya pun tak kuasa menahan kesedihan, bahkan sang ibu, Lestari yang sempat pingsan saat jenazah Daffa akan diberangkatkan ke makam seperti ditulis dalam situs tribun. Sementara itu, Pupung Purpadila sang ayah tampak telah mengikhlaskan anak semata wayang yang dicintainya itu. 

"Tadi malam tiba-tiba muntah-muntah, langsung dibawa ke rumah sakit, ternyata di sana dinyatakan sudah meninggal," kata Pupung.  Karena mendadak Daffa bahkan dibawanya menuju rumah sakit menggunakan sepeda motor.  Baru setelah sampai di Jalan Samas, ada mobil patroli polisi yang bersedia mengantarnya ke RS Santa Elizabeth Ganjuran hingga akhirnya Daffa dinyatakan meninggal pukul 00.30 dini hari. 

Pupung berujar tak memiliki firasat apa-apa sebelum putranya meninggal.  Ia juga tidak menduga pada Kamis (2/7) malam, kondisi Daffa tiba-tiba memburuk.  "Hari Kamis itu Daffa malah nggak terlalu kesakitan, beda sama hari-hari sebelumnya," ujarnya. 

Meninggalnya Daffa meninggalkan duka mendalam bagi sang ibu, Lestari yang sempat pingsan saat jenazah Daffa akan diberangkatkan ke makam.  Kepergian Daffa memang tidak terduga.  Pupung menerangkan Daffa sudah direncanakan untuk dibawa ke rumah sakit pada hari kematiannya. 
"Rencananya hari ini ke rumah sakit, Daffa sudah bilang mau, dan bilang nggak akan rewel," katanya. 

Sebelumnya, Pupung memang masih ragu membawa Daffa ke rumah sakit karena mengkhawatirkan kondisi psikologis Daffa yang takut jika dibawa ke rumah sakit.  Pupung pun kini telah merelakan kepergian anaknya.  Kepergian Daffa baginya adalah yang terbaik untuk sang anak yang telah berjuang melawan penyakitnya selama ini. (tri)

Editor : Jusri Marbun
loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri Marbun

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment