Hebat, Bocah Enam Tahun di Samosir Sumbang Uang Jajan Ke Gereja

Dion Simbolon ketika memberikan sumbangan untuk Pembangunan Gereja dan Diserahkan langsung kepada Pimpinan Sidang, Pdt. JM. Sinaga

Partukkoan - Samosir  

Seorang Bocah di Samosir yang masih berumur 6 Tahun sumbangkan Uang Jajannya yang telah dikumpulkannya selama 2 bulan kepada Gereja. Hal ini membuat para jemaat Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) itu heran dan terkejut. 

L. Sianturi, salah seorang jemaat kepada partukkoan mengaku terkejut sekaligus bangga melihat perbuatan yang nyata oleh seorang anak kecil kepada Tuhan. 

"Saya pikir itu adalah hal yang paling indah menurut saya, seorang anak yang masih polos ternyata mampu berbuat secara tulus kepada Tuhan. Saya secara pribadi malu pada diri sendiri, karena yang diperbuatnya menegur dan telah mengingatkan saya". Kata mantan Ketua Muda Mudi itu kepada Partukkoan (10/09/2015) di Pangururan. 

Diceritakannya, hari Minggu seperti biasanya jemaat melakukan ibadah. Mengingat Gereja akan melakukan pembangunan, para jemaat umunya selalu memberikan sumbangan atau "Janji Iman" untuk diserahkan kepada Pantia Pembangunan. 

Saat itulah lanjut dia, Bocah Kelas 1 SD itu secara tiba-tiba maju ke depan memberikan langsung sumbangannya yang telah dimasukkannya ke dalam amplop kepada Pdt. JM Sinaga sebagai Pimpinan Sidang di Gereja itu. 

"Saat itu kami terkejut melihat Dion maju ikut memberi sumbangannya" ucap Sianturi. 

Dalam kesaksiannya, Dion mengaku memberikan sumbangan itu dengan ikhlas. Dia menganggap bahwa Tuhan adalah Bapanya yang sesungguhnya. "Saya kasih karena saya sayang sama Tuhan" ucapnya santai. 

Ny. Pandiangan Ibu Dion ketika disambangi wartawan di rumahnya mengatakan, putranya mengumpulkan sejumlah uang tersebut dari hasil jajannya selama 2 bulan. 

“Itu hasil jajannya selama 2 bulan ini, katanya tak boleh saya pakai, karena uangnya mau beli tanah untuk bangun gereja" Tiru br. Pandiangan seperti diucapkan Dion Kepadanya. 

Ditempat yang sama, Ayah Dion Gr. A. Simbolon juga mengaku terkejut, karena dirinya tak menyangka jika uang yang dicelengnya ternyata untuk pembangunan Gereja. "Kami pikir uang itu untuk keperluan sekolahnya, tapi ternyata untuk gereja" ungkap Simbolon. 

Diakuinya, setiap kali beribadah Dion selalu dibawa, baik ke gereja, kebaktian bahkan juga saat KKR. "Jadi, setiap persoalan dan perkembangan di Gereja, Dion pasti Tahu." tambah Simbolon. 

Sementara itu Pimpinan Sidang Gereja, Pdt JM Sinaga saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Dion bocah 6 tahun memberikan sumbangsihnya kepada Gereja. 

JM. Sinaga mengatakan, bahwa Tuhan memiliki banyak cara dalam mengajarkan jemaatNya lebih bersungguh-sungguh membuat yang terbaik bagi Tuhan. 

Sumbangan yang diberikan Dion lanjutnya sebesar Rp. 250 ribu dan langsung diberikan di gereja. “Sumbangan anak ini tidaklah banyak, akan tetapi itu merupakan kesaksian yang indah bagi kita untuk memberi yang terbaik untuk Tuhan” kata Pdt JM Sinaga. 

Sebelumnya Panitia Pembangunan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) sidang Pangururan membenarkan rencana pembangunan Gereja Pentakosta Indonesia dengan rencana awal pembelian lahan dekat dengan areal gereja yang sekarang.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment