Kejari Pangururan Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Alkes Di Samosir

Partukkoan - Samosir

Tiga tersangka kasus dugaan korupsi alat-alat kesehatan (Alkes) di RSU Dr Hadrianus Sinaga Pangururan Kabupaten Samosir, Selasa (11/8) ditahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pangururan, seusai menerima  penyerahan para tersangka berikut barang bukti (penyerahan tahap II) dari penyidik Pidsus Kejatisu diketuai  Jaksa Koordinator Hendry Silitonga SH.

”Penahanan dilakukan di Rutan Tanjung Gusta untuk 20 hari ke depan, sekaligus mempersiapkan penyusunan surat dakwaan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pangururan Edward Malau SH didampingi Kasi Pidsusnya A Ginting SH dan Tulus Tampubolon SH MH di Kejatisu. Ketiga tersangka, AS AMd (34) penduduk Jalan Brigjen Katamso Gang Alfojor Medan selaku rekanan (Wadir  CV Jevera Tobias), BH AMd (47) selaku PPK (Pejabat pembuat komitmen) dan FS ST (36) selaku  Ketua  Panitia  Pelelangan Pengadaan Alkes.

Disebutkan, penyerahan tahap II dari penyidik Kejatisu ke Kejari Pangururan karena penyidikan kasus itu tadinya dilakukan Kejatisu, sementara tempat terjadinya perkara adalah di Pangururan yang merupakan wilayah hukum Kejari Pangururan. Sehingga secara administrasi yang mengajukannya ke persidangan adalah  Kejari Pangururan. Dan karena persidangannya di Medan, penahanan dilakukan di  Rutan Tg Gusta Medan.

Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) pada Aspidus Kejatisu Novan Hadian SH MH yang dikonfirmasi wartawan, tersangka korupsi Alkes di RSU Pangururan berikut barang bukti telah diserahkan  penanganannya ke  tahap penuntutan Kejari Pangururan, untuk selanjutnya mengajukan perkara tersebut ke Pengadilan Tipikor Medan.

Disebutkan, dugaan korupsi itu terjadi dalam  penggunaan anggaran senilai Rp 5 miliar TA 2012 APBN, untuk kegiatan pengadaan Alkes di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Hendrianus Sinaga. Akibat penyimpangan pelaksanaan kegiatan tersebut negara dirugikan sekitar Rp 1,5 miliar dari anggaran Rp 5 miliar.

Penyimpangan itu menurut dia, dengan cara mark-up (penggelembungan harga) sehingga tidak sesuai aturan yang ada. Pada tingkat penyidikan ketiga tersangka juga ditahan tim penyidik karena dikhawatirkan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” katanya.

Sumber : Harian Sib
loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri Marbun

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment