Mahkamah Agung Hukum Mati Pembunuh Sadis

Partukkoan – Jakarta

Seorang pelaku pembunuhan dan mutilasi atas tujuh bocah, M. Delfi (20) dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Agung (MA) yang dipimpin hakim agung Gayus Lumbuun.

Menurut informasi, Delfi dianggap sebagai pembunuh yang sadis karena melakukan pembunuhan berantai dan berlangsung hampir setahun lamanya.

Kejahatan itu terungkap pada Juli 2014 yang lalu, dimana kejahatan yang dilakukan tersebar di tiga kabupaten, yaitu Siak, Bengkalis, dan Rokan Hilir.

Semua korban berjenis kelamin laki-laki. Enam di antaranya masih bocah, yakni Febrian Dela (5), M. Hamdi Al-Iqsan (9), Rendi Hidayat (10), M. Akbar (9), Marjevan Gea (8), dan Fesmilin Madeva (10). Satu korban lainnya pria dewasa, yakni Acik, 40 tahun. 

Mereka bahkan membunuh dan memotong alat kelamin para korban seperti dikutip dari Detik Senin (24/08/2015).

Kekejaman Delfi tidak hanya membunuh. Seorang korban, Marjevan Gea, bahkan dikuliti dan dagingnya dijual ke rumah makan dan kedai tuak di Perawang, Siak. Setelah terungkap, ketiganya lalu dihadirkan ke pengadilan dengan berkas terpisah.

Pengadilan Negeri (PN) Siak Sri Indrapura yang diketuai hakim perempuan Sorta Ria Neva menjatuhkan hukuman mati kepada Delfi. Hukuman ini lalu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Atas hukuman ini, Delfi tidak terima dan mengajukan kasasi. Tapi MA tetap menghukum mati Delfi. Duduk sebagai ketua majelis hakim agung Timur Manurung, hakim agung Dr Dudu Duswara dan hakim agung Prof Dr Gayus Lumbuun.

Sebelumnya, Pihak Mahkamah Agung juga telah memvonis hukuman mati kepada pembunuh bayaran Udin Botak yang membunuh pasutri dari Bandung, Didi Hasoardi dan Anita Anggraini.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment