RSUD Hadrianus Sinaga Alami Kekosongan Obat-obatan

Anggota DPR RI Marwan Dasopang saat meninjau kualitas RSUD Dr. Hadrianus Sinaga Pangururan.
Foto: Rebin Malau

Partukkoan - Samosir

Program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan Lembaga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang menurut undang undang nomor 24 tahun 2011 dimulai dari tanggal 01 januari 2014, mengalami banyak permasalahan yang timbul.

Sehingga hal ini sangat mengganggu proses pelayanan pasien, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Hadrianus Sinaga salah satu Rumah sakit pemerintah kabupaten samosir. Demikian dikatakan Dr. Nimpan Karo-Karo kepada wartawan ketika dijumpai di ruangannya, Senin 24/8.

Lebih lanjut Nimpan mengatakan masalah utama yang dihadapi pada saat ini adalah ketersediaan obat-obatan yang telah silaksanakan dengan pemesanan e-catalog sering datang terlambat, bahkan tidak dikirim sama sekali tanpa ada pemberitahuan yang jelas dari pihak "Distributor'. 

Padahal Distributor tersebut telah ditunjuk langsung oleh LKKP kementerian Kesehatan dari pusat.

Menurut dia, pihak RSUD Hadrianus telah berulang kali melayangkan surat kepada Menteri Kesehatan RI Di jakarta, pimpinan penyelenggara BPJS regional III di pematang siantar, BPK RI perwakilan Wilayah sumatera utara, Ketua DPRD Samosir, Bupati Samosir serta inspektorat agar pasien yang datang berobat di rumah sakit ini dapat terpenuhi kebutuhan obat obatan yang diperlukan.

Sementara itu saat Kunjungan Kerja Anggota DPR RI dari partai PKB Drs Marwan Dasopang  yang didampingi anggota DPRD samosir Nasip Simbolon dan Viktor Simbolon di Rumah Sakit Umum Daerah Milik Pemkab samosir ini, telah meninjau langsung keterbatasan alat dan perlengkapan di Rumah sakit sekaligus ikut prihatin. 

Marwan Dasopang berjanji akan memparipurnakan kebutuhan RSUD pangururan ini, Seperti perlengkapan alat alat di RSUD, memfasilitasi kelengkapan Obat obatan yang dibutuhkan di Rumah sakit serta menyediakan petugas Medis dan paramedis, juga Dokter Spesialis yang saat ini RSUD Dr Hadrianus Sinaga sangat kurang akan tenaga medis tersebut.

Pasien dan masyarakat samosir saat ini banyak mengeluh akibat, ketersediaan obat obatan yang menggunakan kartu BPJS komplain dengan pihak rumah sakit. 

Padahal ketersediaan obat obatan terlambat dari pihak distributor sebagai penyalur tunggal yang di tunjuk langsung oleh LKPP Kementerian Kesehatan dari Jakarta. 

Oleh : Rebin Malau
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment