Ini Penyakit Yang Tak Lekang Dimakan Zaman

Partukkoan - Samosir

Ada banyak penyakit berbahaya yang kita temui dan kita ketahui, beberapa penyakit yang kita lihat sangat menakutkan seperti Aids, Kanker dan lain-lain. Namun ada satu penyakit yang sampai saat ini sangat berbahaya dan tidak pernah lekang dimakan zaman atau masa.

Penyakit yang tumbuh subur disekitar kita, penyakit yang selalu mengubah kita sebagai mahluk terendah dimata Tuhan. Penyakit itu disebut dengan penyakit Iri, Dengki dan Sombong.

Iri, Dengki dan Sombong sesungguhnya merupakan sebuah sifat, akan tetapi ketiga sifat itu menjadi penyakit yang mematikan bagi diri sendiri dan sekitar.

Kesombongan muncul biasanya dikarenakan adanya kelebihan yang dimiliki seseorang, misalnya memiliki jabatan, kekayaan, kepintaran atau kelebihan, maka virus sombong itu akan muncul, yang apada akhirnya menganggap orang lain rendah dihadapannya. Namun kita harus ingat bahwa, ketika lahir, manusia tidak pernah membawa sesuatu. Umumnya manusia terlahir dengan telanjang dan menangis.

Sementara, ketika mati, manusia juga tidak membawa apa-apa, hanya sedikit bahan yang melekat pada tubuh dan akhirnya semua juga akan sirnah lenyap ditelan bumi.

Untuk iri hati, boleh dikatakan pasangan ideal dari kesombongan, iri hati dan dengki umumnya sifat yang tidak ingin melihat orang lain bahagia, tidak suka melihat orang lain maju dan meraih kesuksesan.

Akan tetapi ada kalanya sifat iri itu bernilai positif jika penempatannya diletakkan pada hal yang positif juga. sebut saja Tompa, pria yang terlahir dari nuansa kehidupan miskin di wilayah samosir, memiliki sifat iri yang parah ketika melihat seseorang berbuat baik bagi sesama maupun kepada Tuhan.

“Saya iri jika melihat mereka berbuat baik, karena saya juga ingin berbuat lebih baik dari mereka untuk Tuhan dan Sesama” kata Tompa, Senin (20/09/2015) di Pangururan saat menjual hasil Pertaniannya.

Menurutnya, keinginan selalu berbuat baik dan berkarya bagi Tuhan yang dilakukan orang lain dilihatnya sebagai motivasi untuk berbuat yang lebih lagi. “saya ingin berlomba, menjadi pemenang, menjadi terpilih untuk kebaikan tentunya. Kalau iri karena sesuatu yang tak menguntungkan, untuk apa?” ucapnya senyum.

Selain iri dan sombong, Dengki juga penyakit yang tak kalah “hancurnya”. Bahkan lebih parah dari iri. Orang yang dengki akan selalu merasa susah jika melihat orang lain senang sebaliknya akan merasa senang jika orang lain susah.

Seringkali kedengkian membuat kita berusaha mencelakakan orang lain dengan berbagai cara untuk memuaskan sifat kedengkian yang disebut disini sebagai penyakit yang mematikan. Tidak perduli cara yang dibuat, baik melalui fisik, dukun, lisan sampai pada sebuah tulisan yang dapat membunuh karakter manusia.

Itulah tiga penyakit yang hingga saat ini tetap ada dan akan terus ada sampai dunia ini berkhir. Sehingga sangat disarankan untuk tetap mendekatkan diri kepada Tuhan, supaya senantiasa penyakit tersebut dijauhkan dari hati dan pikiran.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment