Karo dan Simalungun Penghasil Jagung Terbesar di Sumut

Partukkoan - Samosir

Kabupaten Karo dan Simalungun merupakan daerah penghasil jagung tersebesar di Sumatera Utara. Setelah kedua daerah itu disusul Kabupaten Dairi dan Langkat.

"Hingga Juni, produksi jagung Karo sudah mencapai 218.354 ton dari total produksi Sumut yang mencapai 657.239 ton," kata Kepala Subbagian Program Dinas Pertanian Sumatera Utara Marino di Medan, Kamis (03/09) seperti dikutip dari antara.

Diteruskan, untuk tahun 2015 Kabupaten Karo ditargetkan dapat memproduksi jagung hingga 420.199 ton untuk mengejar swasembada jagung nasional di tahun 2017.

Setelah Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun juga termasuk penghasil jagung terbesar dengan hasil produksi sebanyak 145.433 ton, Dairi 118.724 ton, dan Langkat 73.199 ton.

"Pemprov Sumut terus berupaya meningkatkan produksi jagung agar kebutuhan bisa dipenuhi dari selama ini yang masih impor," katanya. Pada tahun 2015, Sumut menargetkan produksi jagung sebanyak 1.309.912 ton.

"Dengan realisasi hingga semester I, sudah 50-an persen atau 657.239 ton, maka diharapkan target tahun ini tercapai," katanya. Dijelaskannya, produksi sebanyak 657.239 ton itu dari realisasi panen 113.690 hektare.

Menurut dia, realisasi capaiannya belum 100 persen, karena dampak lainnya seperti dampak kekeringan. "Secara realisasi panen, memang masih 98,22 persen dari target seluas 115.745 hektare," sebutnya.

Belum lama ini, Plt Gubernur Sumut H T Erry Nuradi menyatakan, Sumut diharapkan masih menduduki peringkat kelima nasional penghasil jagung seperti selama ini.

Pemprov menargetkan kenaikan produksi jagung hingga 2017 mencapai 536.892 ton. Dengan kenaikan produksi sebanyak itu, pada 2017, surplus jagung Sumut bisa sebanyak 888.292 ton.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Jusri Marbun

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment