Komisi III DPR Tolak Tambahan Anggaran MPR RI

Partukkoan - Jakarta

Komisi III DPR menolak tambahan anggaran yang diajukan oleh MPR RI. MPR mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 666 miliar.

Komisi III menggelar rapat kerja membahas anggaran dengan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR RI dan DPD RI hari ini. Untuk diketahui Setjen MPR dan DPD merupakan mitra kerja Komisi III. Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman dan menghadirkan Sekjen MPR Eddie Siregar dan Sekjen DPD Sudarsono Hardjosoekarto.

Dalam rapat tersebut, MPR mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 666.379.438.260 untuk dimasukkan ke APBN 2016. Tambahan anggaran sebesar itu di antaranya untuk sosialisasi 4 pilar dan penambahan kendaraan dinas MPR.

"Ada survei efektivitas pelaksanaan sosialisasi 4 pilar senilai Rp 1.058.575.775. Namun ada pula Public Survey Implementasi Pancasila dan Konstitusi senilai Rp 3.210.023.999. Ini tema-nya sama. Nggak ngerti saya cara berpikirnya bagaimana," kata anggota DPR dari Partai Demokrat Erma Suryani Ranik mengkritik anggaran tersebut.

Ada pula anggaran kendaraan roda dua dan roda empat yang diajukan MPR. Anggaran itu mencapai Rp 4.038.420.000,00.

Anggota Komisi III yang lain, Arsul Sani dari PPP kubu Romahurmuzy, menyatakan semua pihak harus berempati kepada rakyat yang mengalami kesulitan ekonomi saat ini. Lebih lanjut, dia menyoroti mata anggaran penerimaan delegasi.

"Mohon disampaikan ke Pimpinan kita di MPR, supaya tidak terkesan kita ini menghabiskan anggaran negara untuk hal-hal yang secara kualitatif tak pernah kita ketahui efektivitasnya," kata Arsul.

Sekjen MPR Eddie mengakui banyak tumpang tindih dalam susunan Rencana Kegiatan dan Anggaran ini. Soal pengadaan kendaraan, dia mengatakan itu adalah rencana pengadaan bus.

"Soal mobil, ini kami sedikit tersenyum ketika diminta pengadaan dua buah bus eksklusif. Kami nggak pernah melakukan kegiatan itu," kata Eddie. Ujung dari rapat ini, Komisi III menolak penambahan anggaran yang diajukan MPR RI.

"Komisi III meminta MPR merevisi Rencana Kegiatan dan Anggaran 2016 dan tidak menyetujui usulan tambahan Rp 666.379.438.260,00. yang disampaikan guna mendapat tanggapan dari fraksi-fraksi dalam rapat pleno Komisi III yang selanjutnya diteruskan ke Banggar DPR," demikian bunyi salah satu kesimpulan rapat Komisi III. (det)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment