Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba

Ilustrasi/ sabu sabu

Partukkoan - Padang

Oknum anggota polisi dari Polres Kota Pariaman yang diduga terlibat narkoba jenis sabu-sabu diringkus Satuan Unit Narkoba Polresta Padang.

Pihak kepolisian seharusnya memberikan contoh yang baik ditengah masyarakat, namun malah terlibat narkoba. "Oknum pangkat Briptu atas nama AFFANDI (25) bertugas di Polres Kota Pariaman ditangkap pada Selasa (15/9) sekitar pukul 22.30 wib di daerah Banuran Padang," kata Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana melalui Kasat Narkoba Kompol Daeng Rahman di Padang.

Ia menjelaskan, petugas selain meringkus oknum polisi, juga mengamankan tiga orang tersangka lain.

"Mereka diamankan yakni FIRDAUS (35) warga Jl. Alang Lawas Thamrin No. 25.E RT 02 RW 01 Kel. Alang Lawas Kec. Padang Selatan Kota Padang, ALDRIANSYAH (25) warga Jl. Nipah No. 27 RT 04 RW 02 Kel. Berok Nipah Kec. Padang Barat, serta JHON HARMEN Pgl JON, (42) warga Jl. Paus Komp. Marinir AL Kel. Banuaran Nan XX Kec. Lubuk Begalung," ungkapnya.

Tertangkapnya oknum polisi serta tiga orang tersangka narkoba tersebut berdasarkan informasi masyarakat, dimana daerah Banuaran dicurigai sering transaksi dan pesta narkoba.

"Info tersebut polisi langsung melakukan pengintaian serta menangkap mereka," ujar Daeng Rahman.

Ia mengatakan, petugas pertama kali menangkap tersangka atas nama Firdaus ketika akan membeli narkoba jenis sabu-sabu. dari tangan tersangka Affandi diamankan tiga paket sabu-sabu.

"Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap tersangka Aldriansyah, serta Jhon Harmen juga ditemukan narkoba jenis sabu-sabu," ungkapnya.

Ia menjelaskan, tersangka dibawa ke Mapolresta Padang untuk dilakukan pengembangan dan penyelidikan. Dari keempat tersangka petugas mengamankan barang bukti yakni 3 paket kecil sabu2 (hrg sekira 1,2jt), 2 alat hisap sabu2 (bong), 2 timbangan elektrik, 3 bungkus plastik untuk kemas sabu-sabu, 2 bh pirex kaca, 5 bh korek api mencis, bh alat hisap sabu2 (bong), 2 bh handphone, 1 bh sendok pipet, 1 bh gunting.

"Petugas masih memburu pemasok barang haram, oknum polisi tersebut diserahkan ke Propam Polda Sumbar," jelasnya.

Tersangka akan dijerat Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009. "Mereka diancam 5 tahun hingga maksimal 20 tahun penjara," tegas Wisnu Andayana.

Oleh: Derizon Y
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment