Pasangan Mk - Fauzi Belum Daftarkan Akun Medsos

Salah satu jenis media sosial untuk alat peraga kampanye
Partukkoan - Padang

Sampai saat ini Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Muslim Kasim dan Fuazi Bahar belum juga mendaftarkan akun media sosial untuk kepentingan kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Hingga saat ini pasang nomor urut 1 yakni Muslim Kasim dan Fuazi Bahar belum daftarkan aku media sosial," kata Ketua KPU Sumbar, Amnasmen di Padang.

Amnasmen menjelaskan, KPU telah menerima akun media sosial untuk kepentingan kampanye dari pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 yakni Irwan Prayino dan Nasrul Abit.

"Ada sembilan akun media sosial untuk kepentingan kampanye yang didaftarkan diantaranya www.facebook.com/IrwanPrayitnoMendengar dan www.facebook/tentang.irwan.prayitno,www.irwan-prayitno," ujarnya.

Pendaftaran akun medsos ke KPU juga menurut Amnasmen sudah tepat karena dengan demikian penyelenggara pemilu bisa memantau akun-akun resmi yang dimiliki setiap pasangan calon dan menindak akun ilegal yang menyerang satu pasangan calon tertentu. Sepanjang dari sisi waktu taat UU dan PKPU.

"Dalam hal ini, pihak KPU akan tetap berkoordinasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Dearah Sumatera Barat terkait penyiaran kampanye yang dilakukan melalui media sosial," tegasnya.

Sementara itu Divisi Hukum Pengawasan KPU Sumbar, Nurhidayati mengatakan, setiap pasangan calon kepala daerah wajib mendaftarkan alamat atau akun, setiap jenis media sosial seperti Twitter maupun Facebook untuk kepentingan kampanye ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)

"Alamat media sosial tersebut harus terdaftar di KPU disertai dengan nama penanggung jawab sehingga dapat dipantau oleh pelaksana pemilu. Semua akun itu harus terdaftar di KPU, " sebut Nurhidayati

Pendaftaran itu tambahnya, untuk menjamin akuntabilitas pemiliknya sebagai pihak yang bertanggung jawab. KPU menghindari adanya perang kampanye negatif atau kampanye hitam yang tidak mendidik masyarakat.

"Substansi dari kampanye itu kan memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," jelasnya.

Dalam Peraturan KPU Nomor 7/2015 tentang Kampanye Calon Gubernur/Bupati/Walikota dijelaskan bahwa alat peraga kampanye adalah semua benda atau bentuk lain yang memuat visi, misi, dan program pasangan calon, simbol, atau tanda gambar pasangan calon yang dipasang untuk keperluan kampanye yang bertujuan mengajak orang memilih pasangan calon tertentu yang difasilitasi oleh KPU.

Pasangan Calon wajib mendaftarkan akun resmi di media sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (2) kepada KPU Provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/Kota sesuai tingkatannya paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Kampanye.

"Pendaftaran akun media sosial sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menggunakan formulir Model BC4-KWK untuk disampaikan kepada KPU, Bawaslu dan Kepolisian," tegas Nurhaidayati.

Oleh: Derizon Y.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment