Perubahan Nama Direkening Atas Persetujuan KPU

Partukkoan - Padang

Perubahan nama dalam pembuatan rekening dana kampanye di bank merupakan atas persetujuan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Kami tidak berani merubah pembuatan rekening, kalau bukan dari persetujuan KPU Sumbar," kata Irwan Prayitno setelah diperiksa di Bawaslu Sumbar. 

Ia menjelaskan, awalnya membuka rekening di bank ditandatangani atas nama Irwan Prayitno dan Nasrul Abit untuk dana kampanye. Dalam pembicaran dengan KPU dimana jika ambil uang di bank nantinya akan menyulitkan kemudian hari. 

Dari persetujuan tersebut dirubah lagi rekening dana kampanye di bank atas nama Tim Pemenangan Irwan Prayitno dan Nasrul Abit. Dari persetujuan makanya diberikan kuasa agar dibuat kembali rekening di Bank untuk dana kampanye atas nama Tim Pemenangan. 

"Rekening tersebut ditandatangani oleh Syafri dan Nasta merupakan dari PKS dan Gerindra," jelas Irwan Prayitno. 

Sementara, Yoni Syah Putri Staf Bawaslu Sumbar menyatakan Irwan Prayino diperiksa merupakan laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LPMRI diketuai Herman Tanjung. 

"Dimana rekening dana kampanye di bank bukan ditandatangi oleh Irwan Prayitno dan Nasrul Abit," katanya. 

Ia menjelaskan, LSM LPMRI tidak saja melaporkan Irwan Prayitno, ikut juga melaporkan Nasrul Abit soal dugaan ijazah. "Dimana Nasrul Abit memiliki ijazah dua SMA yakni dua nama orang tua yang berbeda, sedangkan ijazah sarjana (S1) berbeda nama," ungkapnya. 

Bawaslu Sumbar akan memanggil Nasrul Abit pada Jumat (25/9) dan KPU Sumbar. "Bawaslu akan meminta keterangan soal ijazah yang dimiliki Nasrul Abit," ungkap Yoni. 

Oleh: Derizon Y.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment