Rekam Jejak Op Raja Sitempang Tinggalkan Tujuh Situs Bersejarah Di Pangururan

Partukkoan - Samosir

Saat ini pada khususnya daerah kabupaten Samosir lagi giat giatnya melakukan penggalian budaya nenek moyang orang batak dalam upaya mendukung daerah ini menjadi daerah tujuan Wisata yang inovatif berbudaya dan berdaya saing. Karena hal itu merupakan   tanggung jawab seluruh elemen masyarakat yang tinggal didalamya demi mewujudkan visi misi tersebut.

Disini juga termasuk para garis keturunan Op Raja Pangururan turut serta dan telah memulai lakukan perubahan yang disatukan oleh Roh (Tondi) bersama dengan ketulusan hati yang paling dalam untuk mengali kembali rekam jejak Peninggalan Op Raja Sitempang yang pernah memerintah di zamanya di "Kota Pangururan" sebelum masuknya kolonial belanda menjajah ke Indonesia pada khususnya ketanah batak saat itu.

Rekam Jejak Op Raja Pangururan atau yang lebih akrab dipanggil Raja Sitempang saat ini bagi para garis keturunan  Sitanggang Siopat Sada Ina (Op Tanja Bau, Op Pangadatan, Op Pangulu Oloan dan Boruna Malau (Sahae Horbo) yang tinggal dipangururan, tinggalkan Tujuh (7) situs bersejarah dalam mengenang masa kejayaan tempo dulu.

Adapun ke Tujuh situs bersejarah tersebut yaitu: 


  1. Huta Panosaran Hariara Sigurdung atau tempat tinggal Raja Sitempang saat itu
  2. Homban atau tempat Partonggoan (tempat berdoa)
  3. Partukkoan atau tempat Parrapotan (Tempat rapat)
  4. Aek Tolong atau air suci diyakini berkasiat dapat mengobati segala penyakit
  5. Paromasan atau tempat para leluhur dimakamkan saat itu dan diyakini ini juga sangat sacral
  6. Pangulu Balang yang mempunyai sihir atau diyakini dapat menjaga huta atau kampung
  7. Aek Tulpang, Aek Panuhulan atau air yang dipakai raja saat itu untuk memasak nasi  dll.
Ketujuh situs itu semuanya terletak di Desa Lumban Pinggol Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir, Sumatera Utara Indonesia.  

Menurut informasi yang dihimpun Partukkoan.com bahwa ke Tujuh Situs bersejarah peninggalan Op Raja Pangururan (Raja Sitempang) tersebut sudah mulai dipugar diberi tanda dengan nama-nama situs sehingga nantinya khususnya para garis keturunan Op Raja Pangururan (Op. Raja Sitempang) yang tersebar di seluruh penjuru dunia dapat mengetahui asal usul nenek moyangnya.

Oleh: Hatoguan Sitanggang
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment