Semakin Tinggi Terjatuh, Justru Semakin Baik Bagi Hewan Ini

Partukkoan - Samosir

Setiap mahluk yang ada didunia ini memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing, termasuk hewan atau binatang. Salah satu hewan yang memikiki keunikan adalah kucing.

Kucing, adalah hewan berkaki empat dan sering disebut dengan "harimau kecil". Kucing memiliki keunikan yanh sangat unik, dimana hewan ini dapat bertahan hidup ketika terjatuh dari tempat yang sangat tinggi.

Mengapa demikian?

Kucing salah satu binatang yang memiliki sistem keseimbangan yang sangat stabil, sehingga ketika terjatuh binatang yang sering dipelihara ini dapat dengan cepat merespon posisi yang tepat saat terjatuh. 

Posisi terjatuh kucing akan tetap stabil walaupun saat dijatuhkan posisi kakinya berada di atas. Karena dengan cepat posisi itu akan berubah saat berada di udara.

Selain itu, refleksi kaki kucing mampu menahan berat tubuhnya, tekukan kaki kucing saat terjatuh mampu mengurangi efek jatuhnya. 

Menurut informasi yang dihimpun, rekor ketinggian yang pernah dialami kucing ketika terjatuh adalah dari ketinggian 45 tingkat bangunan. Dari ketinggian itu, kucing tersebut tidak mengalami cidera saat terjatuh.

Justru, semakin tinggi kucing terjatuh, efek cidera yang dialami kucing akan semaking berkurang. Mengapa?

Karena kucing memiliki terminal velocity, yaitu kecepatan jatuh maksimum yakni 60 mil perjam. Sehingga kecepata itu akan semakin bertambah seiring bertambah tingginya jarak jatunhya.

Maka, ketika itulah waktu "harimau kecil" itu mengalami perasaan paling rileks serta nyaman (macam uda pernah penulis jadi kucing ya..) kemudian, kucing memiliki waktu panjang untuk meregangkan kakinya sehingga dapat meminimalisasi efek jatuhnya.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment