Empat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir Merupakan Putra Terbaik Samosir

Drs. Lundak Sagala
Partukkoan - Samosir

Peduli dan mau mau mendengarkan hati nurani rakyat, rela berkorban dengan segala biaya demi hari esok yang lebih baik.

Pemimpin menurut falsafah orang batak, sebagai masukan bagi masyarakat samosir dalam rangka Pilkada 2015.

Calon pemimpin itu sebelum lahir oleh Rajani Hulahula, Rajani Boru dan Rajani Na Mardongan Tubu (Dalihan Natolu) bercitacita seraya berdoa dalam suatu Pesta Adat dan Budaya dengan umpasa: “Tubuma Hariara di Holangholang nihuta, sai tubu ma anak namarsangap dohot boru na boi pangalualuan”. Secara serentak Raja Natoropi mengaminkan “Emma Tutu”.

Umpasa di atas telah menghasilkan empat pasangan calon Putra Terbaik dengan harapan sebagai pembawa perubahan Kabupaten Samosir kea rah yang lebih baik, cita-cita dan harapan asa tubu ma: 

1.  Anak Namarsahala dohot Borunamartua
Dalam hal ini, Kerinduan kita akan pemimpin yang berkharisma dan beribawa membawa Kabupaten Samosir kehari esok yang lebih baik dari hari ini.

2.  Pangalualuan Ni Nabile Pangoppasoppasan ni namali ali
Dalam hal ini, Pemimpin sebagai tempat berlindung menampung aspirasi masyarakat, mengurangi pengangguran, mensejahterakan masyarakat.

3.  Paramak Subalunon, Partataring Sora mintop, Parbahul bahul Nabolon
Dalam hal ini, Pemimpin diharapkan karena banyak tamu silih berganti, bahkan tidak sempat menggulung tikar. Masak-memasak terus terjadi, menyediakan makanan dan minuman untuk para tamu, tentunya isteri (soripada) naburju siap melayani tamu dengan berbagai kepentingan (Pemimpin sebagai parhobas) atau pelayan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

4.  Pamuro Somattak Sior, Parmahan Somattak Batahi
Dalam hal ini, Pemimpin tidak harus emosi bersuara besar, marah, akan tetapi lemah lembut juga pemimpin tidak harus mengedepankan hukuman, akan tetapi mencari solusi untuk perbaikan.

5.  Sipalua Na Tarhurung, Siharhari Natarbeang
Dalam hal ini, Pemimpin secara bertahap dan berkesinambungan dapat mengentaskan kemiskinan dan kebodohan. Tarhurung karena miskin, Tarbeang karena bodoh.

6.  Parhatian Sibola Timbang, Paninggala Sibola Tali
Dalam hal ini, Pemimpin senantiasa dalam pembangunan di segala bidang Jangan berat sebelah, pembangunan harus merata dan berpihak kepada masyarakat banyak atau kepentingan umum. Pemimpin harus jujur dan layak dipercaya. Memiliki karakter, integritas, keteguhan (tidak mudah menyerah), memiliki kasih, kesetiaan (loyalitas) dan yang utama adalah “Takut Akan Tuhan”.

Akhir kata tulisan ini adalah pendekatan kepada masyarakat yang beradat dan berbudaya dalam menentukan pilihannya. Bahwa kita semua Masyarakat Samosir adalah diikat oleh adat dan budaya Dalihan Natolu. Marilah kita hindari Black Campaign demi suksesnya Pesta Demokrasi Samosir dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment