Kebiri Bagi Pelaku Kejahatan Seks Pada Anak Dinilai Tepat

Ilustrasi/net
Partukkoan - Samosir

Kekerasan Seksual yang seringkali dialami perempuan secara khusus usia anak-anak mendapat perhatian serius dari Pemerintah.

Bahkan, Presiden Joko Widodo menyampaikan, bahwa pelaku kejahatan seksual pada anak akan dikenakan hukuman tambahan, hukumannya berupa "kebiri syaraf libido".

"Pemerintah menilai kasus-kasus kekerasan terhadap anak sudah mencapai tahap yang mengkhawatirkan sehingga diperlukan langkah konkret, salah satunya dengan memperberat hukuman bagi para pelaku untuk memberikan efek jera dan hukuman yang setimpal. Wacana hukuman kebiri ini sebagai wujud keseriusan pemerintah untuk memberikan hukuman dan efek jera bagi pelaku dan predator kejahatan seksual,” ucap Menteri PP dan PA, Yohana Yembise dalam Siaran Persnya, Rabu (28/10/2015).

Yohana menjelaskan, Pemerintah sedang mengkaji dan mendalami kemungkinan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang - Undang (PERPPU) terkait pemberian hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak. 

Pihaknya juga siap menerima segala masukan dari berbagai pihak, termasuk tata cara hukuman kebiri yang sudah pernah dilaksanakan diluar negara Indonesia.

"supaya nantinya jangan sampai terjadi kekeliruan dan menimbulkan resistensi di masyarakat. Disamping itu pelaku juga perlu mendapatkan pendampingan serta rehabilitasi baik secara fisik, mental  dan  psikis, agar tidak lagi mengulangi perbuatannya" ucapnya.

Lebih lanjut, Menteri Yohana juga menjelaskan upaya pencegahan adalah kunci utama dan merupakan cara efektif yang harus  dilakukan dan digerakan oleh  masyarakat untuk meminimalisir terjadinya kasus kekerasan terhadap anak. Seluruh unsur masyarakat, termasuk orang tua diharapkan memiliki kepedulian untuk menjaga anak-anak di lingkungan sekitarnya agar tidak menjadi korban, memberikan pemahaman kepada anak-anak untuk dapat menjaga dirinya sendiri sehingga mereka dapat melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kasus kekerasan, terutama kejahatan seksual. 

Meski demikian, akibat wacana tersebut, banyak kalangan yang mendukung walau ada juga yang kontra. 

Sementara, seorang tokoh masyarakat di Samosir, M. Sitanggang, mengaku sangat mendukung wacana tersebut.

Menurutnya, dengan adanya hukuman kebiri akan berdampak pada shock terapi bagi pelaku.

"Sudah bagus itu, masa anak anak kok dilecehkan, kejahatan luar biasa itu. Saya dukunglah wacana itu. Bila perlu secepatnya direalisasikan" serunya geram.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment