Kecamatan Sitiotio Kabupaten Samosir Butuh Sentuhan

Dapot Simbolo, SE
Partukkoan - Samosir
 
Kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari akses Infrastrukturnya, baik lunak maupun keras serta jumlah pendapat perkapita dari para penduduknya apakah sudah diatas rata-rata atau tidak.
 
Usia Kabupaten Samosir sat ini sudah sepuluh 10 tahun menjadi daerah Kabupaten setelah sebelumnya masih bergabung dengan Kabupaten Tobasa, namun sangat disayangkan masih ada Kecamatan didalamnya memiliki pembangunan masih yang  masih jauh tertinggal atau belum sesuai harapan masyarakat secara luas.
 
Contohnya Kecamatan Sitiotio, sampai saat ini masih tetap menjadi daerah terisolir atau daerah tertinggal dari daerah lainnya di Samosir. Hal itu, dikeluhkan Op Rosalina Tamba (68) salah seorang Tokoh masyarakat kepada partukkoan Jumat (16/10/2015) di Sitiotio.
 
Menurut Op Rosalina Tamba (68), Infraktruktur yang dijamah pemerintah daerah saat ini hanya lebih kurang 1.5 Km di Kecamatan Sitiotio. “itupun hanya di areal perkantoran Kecamatan Sitiotio saja, sehingga dampak akses perekonomian masyarakat di daerah ini masih lamban atau masih jauh sesuai harapan” ketusnya
 
Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Samosir melihat secara serius daerahnya terkait infrastruktur jalan yang menghubungkan jalan darat sehingga cita-cita rakyat sesuai pemekaran samosir dapat terwujud.
 
Sementara Dapot Simbolon Camat Kecamatan Sitiotio, ketika ditemui Partukkoan Jumat (16/10) membenarkan bahwa infrastruktur jalan di kecamatan sitio-tio masih minim dan masih perlu perhatian serius dari berbagai elemen yang berkompeten didaerahnya, baik Pemerintah maupun Para Tokoh-Tokoh Masyarakat serta pihak Anak Rantau.
 
Dikatakannya, jumlah penduduk daerah ini sekitar 17000 jiwa dengan sebagian besar penghasilan bekerja sebagai petani dan pekebun untuk dapat membutuhi kebutuhan pokok sehari-hari ditambah kebutuhan sekolah.
 
Sebagai seorang pimpinan yang baru di wilayah itu, Dapot Simbolon akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan perhatian serius pada daerah tersebut secara khusus dalam pembangunan infrastruktur jalan dalam menghubungkan desa yang satu kedesa yang lain sehingga peningkatan taraf kehidupan masyarakat dengan sendirinya dapat meningkat.
 
“Tentu kita akan berusaha semaksimal mungkin, agar pembangunan dapat berjalan sesuai yang diharapkan, secara khusus tentang sulitnya akses pengangkutan hasil bumi masyarakat,” tuturnya.
 
Pantauan Partukkoan, bahwa Jalan Poros tengah yang menghubungkan antar desa didaerah itu sekitar delapan (8) Kilometer menuju Kantor Camat Sitio-tio yang sudah diperbaiki hanya 1.5 kilometer dan itu berada diseputaran areal perkantoran kecamatan.
 
Adapun desa di wilayah Kecamatan Sitiotio terdiri dari delapan (8 desa yakni: Desa Cinta Maju, Desa Tamba Dolok, Desa Janji Maria, Desa Parsaoran, Desa Buntu Mauli, Desa Sabulan, Desa Holbung dan Desa Janji Raja. (red)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment