Penipuan Berkedok Kupon Hadiah Mobil Terungkap


Partukkoan - Samosir

Maraknya penipuan berkedok kupon berhadiah mobil membuat pihak polri bergerak cepat. Apalagi dalam kupon yang dibuat mencantumkan gambar polisi lengkap dengan jabatannya.

Kasus penipuan kupon berhadiah mobil akhirnya dapat diungkap pihak kepolisian seperti yang terjadi di wilayah semarang, Tim Jatanras Reserse Kriminal Umum Jateng membekuk tujuh pelaku penipuan dengan modus kupon tersebut.

dipimpin Kanit Jatanras Polda Jateng, Kompol  Agus Puryadi melakukan penggerebekan hari Rabu (27/10/2015) malam lalu dalam sebuah rumah tempat mereka tinggal.

Para pelaku yang dibekuk diantaranya adalah Firdaus (26), Sudarmin (34), Faisal (21), Anto Laupe (26), Laonding (38), Kasmir Kamal Uddin (21) dan Zaenal Menralo (37). Mereka berasal dari Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan dan tinggal di rumah kontrakan di  Griya Payung Asri No 68, Banyumanik, Semarang.

"Mereka sindikat penipuan kupon berhadiah. Modusnya, kupon tersebut disebarkan di depan kios-kios kelontong, dan dimasukkan ke dalam kemasan produk kemudian dijual di toko-toko," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto, di Mapolda Jateng seperti dikutip dari Detik.

Sistem yang dilakukan tersangka juga terlihat rapi, kupon dengan ukuran 5x10 cm dengan menempel logo produk serta dengan lembaran gambar polisi lengkap dengan jabatan ditambah nomot notaris, Departemen kementerian sekaligus nama PT membuat orang yang mendapatkan semakin yakin. 

"Ini kejahatan terorganisir. Dalam aksinya, para pelaku membagi tugas menjadi tiga tim, yakni empat orang sebagai tim penyebar kupon, dua orang sebagai pembuat kupon sekaligus operator, dan satu orang sebagai koordinator sekaligus penarik dana ATM," tandas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Gagas Nugraha.

Dari pengakuan tersangka, penipuan sudah dilakukan sejak enam bulan terakhir. Dalam sehari rata-rata bisa mendapat Rp 10 juta. Dalam satu bulan minimal bisa  Rp 300 juta hingga Rp 600 juta.

Sementara, barang bukti yang disita dari tersangka yaitu 5.000 kupon hadiah, uang tunai Rp 41.150.000, sembilan kartu ATM dengan identitas palsu dari berbagai bank, motor, dan sejumlah perangkat mencetak kupon. 

Tersangka terancam dikenakan pasal 378 KUHP dan pasal 55 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment