DKPP Sidangkan PPS Di Padang Terkait Proses Penetapan DPT

Partukkoan - Padang

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) menyidangkan sebanyak empat PPS di empat Kelurahan kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang terkait Proses Penetapan DPT/DPSHP yang dilaporkan Panwaslu Padang.
    
"Berdasarkan laporan Nomor. 115/I-P/L/DKPP/2015 ini, DKPP menggelar sidang di kantor Bawaslu Provinsi Sumbar," kata anggota DKPP, Saut Hamonangan Sirait di Padang.
    
Ia menjelaskan, sebanyak 12 penyelenggara pemilu akan disidang karena adanya  aduan dari Panwaslu yakni Muhammad Isral. 
    
"12 penyelenggara tersebut terdiri atas ketua dan anggota Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kelurahan Gates Nan XX, Kelurahan Batuang Toba Nan XX, dan kelurahan Tanah Sirih XX di kecamatan Lubuk Begalung," ungkapnya.
    
Rapat pleno penetapan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT)/ Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dilaksanakan pada tanggal 29 September 2015. "Akan tetapi, dalam berita acara penetapan DPT/ DPSHP yang bernomor 02/PPS-CKH/IX/2015 dituliskan tanggal 28 September 2015," jelas Saut Hamonangan Sirait.
    
Sementara itu Divisi Pencegahan dan Antar Lembaga Panwaslu Padang, Muhammad Isral membenarkan telah melaporkan ke DKPP yakni PPS di empat Kota Padang berada di Kelurahan Lubuk Begalung, kota itu.
    
"PPS tersebut diduga telah melakukan pelanggaran kode etik terdahap pelaksanaan rekapitulasi hasil dpt perbaikan berlangsung pada  29 September 2015. Akan tetapi, dalam berita acara penetapan DPT/ DPSHP yang bernomor 02/PPS-CKH/IX/2015 dituliskan tanggal 28 September 2015," katanya.
    
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kajian Panwaslu, PPS melanggar azas pemilu yakni jujur dan profesional dalam melaksankan Pilkada.
    
"PPS juga melanggar tahapan, mestinya tahapan sampai 28 September 2015 harus selesai Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) hasil perbaikan ditingkat kelurahan," tambahnya.
    
Tempat terpisah, Ketua KPU Kota Padang Muhammad Sawatri menyatakan, belum tahu hasil keputusan sidang DKPP tersebut.
    
"PPS di empat kelurahan di Padang memang menjalani sidang DKPP, namun belum tahu hasil putusan sidang," katanya.
    
Ia menjelaskan, saat sidang salah seorang hakim menyidangkan tersebut ada kesalahan administrasi dilakukan PPS
    
"Administrasi tersebut terabaikan oleh PPS dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara Pemilu," ungkapnya.
    
Sidang dipimpin langsung oleh anggota DKPP, Saut Hamonangan Sirait didampingi Tim Pemeriksa Daerah dari Wilayah Sumatera Barat yakni dari unsur tokoh masyarakat Zul Chairiyah dan Adhi Wibowo, Armadaepa dari unsur Bawaslu dan Nurhaida dari unsur KPU.


Oleh: Derizon Y.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment