Francois Hollande: Prancis Akan Tetap Menjadi Negara Kebebasan


Partukkoan - Prancis

Meski Prancis baru baru ini mengalami peristiwa teror yang menelan korban sekitar 153 jiwa, namun  Presiden Prancis Francois Hollande berjanji bahwa Prancis akan tetap menjadi negara yang memiliki kebebasan.

ia membuat keputusan untuk menghargai komitmen dalam menerima para imigran serta pengungsi meskipun telah terjadi serangan teroris di Paris pada Jumat lalu.
 
Hollande menyebutkan, bahwa Hidup harus berlanjut sepenuhnya. pertemuan dengan para kepala pemerintahan daerah menguatkan keputusannya.

"Prancis harus tetap seperti itu, tugas kita adalah untuk melanjutkan hidup kita." Katanya seperti dikutip dari ABC News, Kamis (19/11/2015).

Francois Hollande menambahkan, 30.000 pengungsi akan disambut selama dua tahun ke depan. Menurutnya, Negara memiliki kewajiban untuk menghormati komitmen tersebut. Meski demikian, para pengungsi tetap akan menjalalani pemeriksaan yang ketat untuk mencegah penyelundupan teroris.

Hollande mencatat bahwa sejumlah orang mengatakan peristiwa tragis beberapa hari belakangan ini telah membuat mereka berada dalam keraguan, tetapi mereka harus menerima keputusan ini sebagai "tugas kemanusiaan" untuk membantu orang-orang. 

"Tugas kita adalah melindungi masyarakat kita. Kita harus memperkuat perbatasan kita sembari tetap setia pada nilai-nilai kita," imbuhnya.

Oleh: Gyta Nurul Windari
Editor: Marcopolo
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment