Harus Tahu, Bunga Kredit Tanpa Agunan itu Berubah-ubah


Bicara mengenai kredit pastilah tidak lepas dari yang namanya bunga. Tentu saja termasuk jenis kredit satu ini – Kredit Tanpa Agunan. Memang bunga KTA cukup kompetitif namun jika dibandingkan dengan jenis kredit seperti misalnya kredit multiguna, bunga KTA  lebih tinggi. Besaran bunga KTA sendiri adalah sekitar 0,99% sampai dengan 2,5% per bulannya.

Akan tetapi, Anda harus tahu bagaimana perhitungan bunga kredit tanpa agunan sebenarnya. Tidak lucu, kan, Anda bingung mengapa di tahun berikutnya kok jumlah cicilan berbeda? 

Nah, oleh karena itu, mari berkenalan dengan tiga jenis bunga kredit yang dikenal dalam dunia perbankan. Berikut penjelasannya.

3 Tipe Bunga Kredit Tanpa Agunan:

1.    Bunga  bersifat flat
Jika pada brosur pengajuan KTA, Anda menemukan tabel berisi jumlah pinjaman, tenor dan juga nominal cicilan maka coba perhatikan berapa jumlah cicilannya.  Apakah jumlah cicilan yang dibayarkan per bulan tetap sama sampai masa kredit berakhir? Kalau iya, itu artinya suku bunga yang diterapkan bersifat flat. Jenis bunga ini termasuk paling mudah perhitungannya.
Sebagai contoh:
Pinjaman Anda sebesar Rp 10.000.000 dengan suku bunga flat 15% per tahun. Jangka waktu kredit adalah 3 tahun alias 36 bulan. Maka berikut perhitungannya:
Rp (10.000.000 x 15% x 3) / 36 = Rp 125.000
Maka, jumlah cicilan per bulan Anda sampai tenor habis adalah Rp 402.777,78.
2.    Bunga efektif

Jenis bunga ini secara sederhana dihitung dari sisa pokok kredit Anda sehingga semakin menuju jatuh tempo, cicilan Anda jadi lebih kecil. Tipikal suku bunga ini menjadikan nominal cicilan Anda per bulan akan berubah-ubah. Biasanya memang tidak diterapkan pada Kredit Tanpa Agunan, melainkan pada jenis kredit jangka panjang seperti misalnya KPR ataupun kredit investasi.
Berikut contoh perhitungannya:

Pinjaman sebesar Rp 10.000.000 dengan bunga 20% per tahun, jangka waktu kredit adalah 36 bulan. Maka berikut cara menghitung cicilan per bulannya:

Bunga Bulan ke-1: Rp 10.000.000 x 20% x (30 hari/360 hari) = Rp 166.666,67
Angsuran bulan ke-1: Rp 277.777,78 + Rp 166.666,67 = Rp 444.444,45
Bunga Bulan ke-2: Rp 9.555.555,55 x 20% x (30 hari / 360 hari) = Rp 159.259
Angsuran bulan ke-2: Rp 277.777,78 + Rp 159.259 = Rp 437.036,78
Begitu seterusnya.
3.    Bunga anuitas
Bunga anuitas sendiri sebenarnya hampir sama dengan bunga efektif, hanya saja ada sedikit modifikasi. Komposisi suku bunga serta pokok pinjaman mengalami perubahan secara periodik namun cicilan yang dibayarkan selalu tetap. Porsi bunga yang diterapkan memang di awal pinjaman terlihat besar namun lama-kelamaan akan mengecil. Perhitungannya sendiri sama dengan metode bunga efektif.

Sementara itu, berdasarkan perhitungan, jenis suku bunga kredit tanpa agunan dibedakan antara 2 kategori yakni fixed rate dan floating rate. Flat rate atau suku bunga tetap menandakan bahwa bunga akan sama selama masa kredit, sementara floating rate menerapkan suku bunga yang berubah-ubah sesuai mekanisme pasar. 

Nah, sampai di sini, sudah jelas mengenai bunga kredit yang diterapkan oleh bank, bukan? Untuk membandingkan bunga kredit tanpa agunan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan Anda, sila kunjungi website perbandingan www.cekaja.com. Anda akan disuguhi penawaran produk KTA terbaik yang sesuai dengan Anda. Kemudian, Anda bisa segera ajukan permohonan kredit saat itu juga. Jika ingin berkonsultasi dengan ahlinya, jangan sungkan untuk bertanya kepada tim CekAja.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment