Lapo Tuak Laponta, Good Night Upar “Kuasai Lapangan”

A. Ronal Sitanggang mengangkat tangan sambil tersenyum didampingi Pemilik Kedai Tuak Laponta
Partukkoan - Samosir

Kalimat Good Night Upar dan Kuasai Lapangan merupakan bahasa trend saat ini di wilayah pangururan khususnya daerah lumban pinggol.

Bahasa itu kerab dikumandangkan oleh warga desa lumban pinggol Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir saat berada dalam kebersamaan minum tuak di kedai Tuak Laponta.

Kedai Tuak laponta terletak di Desa Lumban Pinggol, tepatnya berada sekitar 150 meter dibelakang gereja HKBP Bolon simpang empat. Kedai tuak ini mulai dikunjungi oleh warga dan pengunjung lainnya yang berasal dari berbagai bidang dan profesi sekitar pukul 17.00 Wib, dan paling lama tuak yang disuguhkan bertahan hingga pukul 18.30 Wib, Hal itu karena, tuak tersebut sangat laris sehingga cepat habis.

Di kedai itu tampak kebersamaan diantara sesama pengunjung, riuh canda dan tawa kerap terjadi, meski terkadang kebersamaan itu ada kalanya bernuansa panas saat melakukan suatu pembahasan namun tetap dalam sebuah koridor persahabatan yang beradat.

“Hattarajasa” sebutan Ama Ronal Sitanggang kepada partukkoan (02/11/2015) mangatakan, kemunculan bahasa Good Night Upar berasal dari kekompakan dan solidaritas antar sesama pengunjung di tempat itu. Selain itu, pembelajaran dalam berbahasa inggris menurutnya perlu dilakukan.

“kita sebagai warga mulai belajar bahasa asing serta mempraktekanya dalam kehidupan sehari hari sehingga apabila ada turis dari mancanegara warga masyarakat dapat menjadi pemandu dalam konsep melayani tamu” katanya.

Bernyanyi, bercanda, bergurau dan berargumen secara keras lanjut dia, tetap terjadi dalam kebersamaan di tempat itu. “Dan memang, adanya pengawasan serta pelayanan pemiliki kedai membuat pengunjung tetap nyaman” pungkasnya.

Lebih lanjut, A. Ronal Sitanggang menjelaskan, bahwa tuak yang dikonsumsinya setiap sore hari bermanfaat untuk mengembalikan rasa letih dan membuat tetap semangat. “Rasa letih, supaya tetap tenang dan mudah tidur, apalagi bagi kami yang sudah tua-tua ini” ujar dia.

Tentang pemilihan kepala daerah lanjut dia, tempat ini bukan menjadi ajang kampanye. Situasi Pemilihan Kepala Daerah di Samosir yang semakin dekat tidak mempengaruhi di Kedai Tuak Laponta tersebut.

“Kami semua punya pilihan masing-masing, terlepas dari situ, kami adalah keluarga. Politik tidak mengubah kami. Kami adalah kerabat dan diikat oleh dalihan natolu” tambah A. Roni. (P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment