Listrik Sering Mati, Kinerja Sekretariat KPU Terganggu

Staf KPU Sumbar bekerja menggunakan lilin sebagai penerangan akibat mati lampu

Partukkoan - Padang
  
Padamnya aliran listrik yang kerap terjadi, mengakibatkan kinerja di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar terganggu.
    
"Kita susah kerja maksimal akibat aliran listrik sering mati," kata Kasubbag Data dan Program KPU Sumbar Agustian di Padang.
    
Kekesalan Agustian cukup beralasan, hal tersebut dikarenakan lampu mati hingga tiga jam. "Dalam satu hari dua kali lampu mati seperti minum obat aja," kesal Agustian.
    
Ia mengatakan, disamping itu pemakaian listrik prabayar di aula kantor dinilai menghambat kerja di sekretariat KPU.
    
Sejak dialihkan ke sistim Token (prabayar), staf di sekretariat KPU di aula terhambat kerjanya. 
    
"Apalagi yang kami (KPU Sumbar, red) lakukan adalah meng-entry data pemilih karena saat ini KPU sedang mengkoreksi data pemilih yang dikirim KPU kabupaten kota," katanya.
    
Dulu gedung aula KPU Sumbar memang menggunakan listrik dengan tegangannya cukup besar, karena awalnya ada jaringan web miliknya KPU, kemudian jaringan itu terpaksa dipindahkan ke gedung utama KPU yang berada di bagian depan aula. 
    
"Hal itu untuk menghindari terjadinya mati lampu atau matinya aliran listrik secara tiba-tiba. Eh tak tahunya, lampu mati mendadak nyatanya memang terjadi," jelas Agustiian.
    
Sementara, Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra mengakui kebutuhah KPU Sumbar akan suplay cadangan aliran listrik sangat dibutuhkan.
    
"Suplay dari cadang aliran listrik itu sangat perting. Buktinya kami (KPU Sumbar, red) sudah mengajukan penyewaan genset. Sayangnya permohonan kami ini tidak ditanggapi," katanya.

Oleh: Derizon Y
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment