Ada 14 Kasus Pidana, Din Minimi dan Kelompoknya Harus diserahkan ke Polri

Dok. BIN
Partukkoan - Jakarta

Pihak Polri menyebut Din Minimi merupakan salah satu orang yang dicari di Aceh sehingga Din Minimi dan kelompoknya harus diserahkan ke Polisi.

"Kan itu sudah jadi DPO Polri karena termasuk salah satu orang yang dicari di Aceh. Karena dia sudah tidak punya ruang gerak, sudah terpojok karena sudah kita tutup semua. Dia itu ada 14 LP, termasuk pembunuhan, perampokan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (30/12/2015).

Jika kasus pidana Din tidak diusut lanjut Anton, maka akan menjadi pelajaran hukum yang buruk bagi masyarakat luas.

"Justru banyak juga masyarakat yang mempertanyakan, 'kalau begitu saya merampok saya menyerahkan diri saja biar dibebaskan'. Nah, apa mau begitu? Harus diserahkan ke Polri, kita akan usut sesuai dengan undang-undang, karena memang ada korban, ada kerugian," paparnya.

Anton mengatakan, Din dan kelompoknya saat ini masih di bawah penanganan Badan Intelijen Negara (BIN). Polri akan berkoordinasi dengan BIN terkait tindaklanjut selanjutnya.

"Enggak tahu (kapan dilimpahkan ke Polri), mungkin masih perlu pemeriksaan BIN. Kita kan tidak menangani masalah politisnya, kita masalah hukum saja," tutupnya. (P-02/det)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment