Hindari sifat hanya baca judul tanpa baca isi


Partukkoan - Samosir

Membaca judul sebuah berita tanpa melihat isinya pasti sering kita lakukan, apalagi saat ini judul-judul berita yang di share atau  dibagikan banyak yang menggunakan metode hiperbola atau yang melebih-lebihkan. Hal ini dilakukan agar pembaca semakin tertarik untuk melihat isinya.

Namun sangat disayangkan jika judul yang dibuat "aneh" justru akan membuat salah kaprah dalam menganalisa isinya tanpa dibaca terlebih dahulu. Kadang para pengguna media sosial dengan seenak perutnya memberikan komentar dalam berita yang di share meski belum membaca isinya.

Dengan cara itu tentunya akan ada kerugian dipihak pembaca manakala komentar yang diberikan justru berbandinh terbalik dengan kenyataan isinya. Contoh judul yang sedikit unik dan lain makna terhadap isinya seperti ini, "Bayinya menangis terus, sang papa akhirnya menghunus pisau". Jika mencermati judul itu, tentu kita akan penasaran tentang isinya, namun jika tak membaca isi dan langsung menganalisa judul bulat-bulat maka seolah-olah ayah dalam judul itu emosi sehingga ingin membunuh bayinya.

Sementara jika ditinjau dari isi, belum tentu demikian. Untuk itu, ada baiknya kita sebelum menilai atau berkomentar atas sebuah berita ada baiknya, isinya dibaca terlebih dahulu. Semua itu untuk menghindari pemahaman yang salah sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan, karena barangkali dari isinya ada yang berguna bagi pembaca.

Mari budidayakan membaca untuk kepentingan diri sendiri atau orang lain, karena dengan membaca akan sangat bermanfaat bagi kita.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment