Pura-pura menangis, salah satu kenakalan anak


Partukkoan - Samosir

Jika anak anda masih balita dengan umur antara 2 sampai lima tahun, maka kita akan sering menemui gejala dimana anak kerap menangis dengan berpura-pura.

Terkadang hanya karena sesuatu yang sepele saja, anak mau menangis dengan berpura-pura agara mendapat perhatian dari orang tuanya. Umumnya, si anak menangis jika orang tua mereka berada di dekat mereka.

Tahukah anda, bahwa ternyata ketika anak menangis demikian merupakan salah satu bentuk kenakalan mereka, untuk itu jangan cepat-cepat bertindak supaya mereka (anak-red) cepat diam dari tangisannya. 

Menurut para ahli, tangisan pada bayi memiliki kebaikan dan manfaat terlebih jika tangisan itu hanya berpura-pura, karena pada saat itulah sang bayi sedang melakukan proses penenangan diri dengan sikapnya. Tak berbeda dengan orang dewasa ketika sedang risau, ada suatu usaha dalam diri untuk berusaha rileks.

Demikian pula bayi, ketika bayi sedang berusaha menenangkan diri dari emosionalnya dengan menangis, kita kemudian langusung berusaha untuk menenangkan mereka, maka anak anak akan gagal dalam berusaha.

Biarkan mereka menangis, supaya mereka mampu menyelesaikan tugas mereka dalam menenangkan diri. Dengan membiarkan mereka menangis sebentar, mereka bisa mulai mempelajari cara untuk membuat perasaan mereka lebih baik.

Tapi kita juga harus dapat melihat jenis tangisan si anak, jika anak menangis karena rasa sakit atau karena terkena sesuatu baik fisik dan lain-lainnya, tentu kita harus segera membantunya untuk tetap tenang.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment