Demi Hidup, Ratusan Warga Simullop Unjuk Rasa ke DPRD Samosir

Partukkoan - Samosir

Seratusan Warga Simullop Kecamatan Sianjur Mulamula Kabupaten Samosir yang bekerja sebagai penggali batu galian C melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Samosir, Selasa (26/1/2016).

Dalam aspirasinya, para pengunjuk rasa  meminta Pihak DPRD Samosir sebagai wakil rakyat mendesak Pemerintah Samosir untuk menerbitkan perpanjangan Izin Galian C di wilayah Simullop karena merupakan satu-satunya mata pencaharian mereka.

Pengunjuk rasa diikuti anak - anak di Depan Kantor DPRD Samosir, Selasa (26/01/2016) demi kelanjutan hidup mereka

Lebih lanjut, karena kebutuhan yang mendesak, seperti kebutuhan sekolah dan lainnya, mereka berharap DPRD Samosir sebagai perpanjangan tangan rakyat dapat membuat sesuatu kebijakan yang pro rakyat.

"Tolong, tolonglah kami, kami ingin bekerja, karena kami perlu menghidupi keluarga kami" seru seorang pengunjuk rasa dilokasi.

Nai Patar Sitanggang salah seorang yang ikut unjuk rasa mengaku hampir putus asa. Selama ini kata dia, kehidupan keluarga mereka hanya dari hasil penggalian yang mereka lakukan.

"Semuanya kami lakukan demi menghidupi keluarga, tapi sejak ijin galian C itu habis masa berlakunya, kami tidak dapat berbuat apa apa lagi, kami bergantung disitu. Untuk urusan izin dan lainnya kami akan berusaha mematuhi dan mengurusnya" tuturnya kepada Partukkoan.

Dilokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Pangururan, Sasnaek Naibaho mengatakan, terkait pengurusan izin-izin di samosir, pemerintah diharapkan kehadirannya mengedukasi, mengadvokasi dan memberi pencerahan kepada masyarakat. Salah satunya terkait perpanjangan galian C di Simullop.

"Masyarakat pasti mau, turut dan tunduk kepada regulasi termasuk turunan dari UU No 23 tahun 2014. Bila pemerintah Pemkab Samosir dan DPRD nya dapat duduk bersama dan melahirkan sebuah kebijakan yang pro rakyat, ini akan menjadi sebuah langkah maju" sebutnya.

Semuanya lanjut dia, semata-mata hanya demi kesejahteraan rakyat samosir dan kelangsungan pembangunan samosir yang berkelanjutan.

Pengamatan Partukkoan dilapangan, ratusan massa di dominasi dari kaum ibu dan kaum anak-anak. Bahkan banyak anak-anak yang masih mengunakan pakaian sekolah seolah mengerti keresahan dan kepedihan orang tua mereka.

Pihak Polres Samosir ikut melakukan pengawalan unjuk rasa damai warga tersebut. Pengawalan dilakukan mulai berangkat hingga unjuk rasa berakhir. Dalam pengawalannya, Polres Samosir mendapat apresiasi dari warga karena unjuk rasa berjalan dengan baik dan damai.

Sementara, perwakilan pengunjuk rasa kemudian diterima langsung ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata, Wakil Ketua DPRD Samosir Jonner Simbolon didampingi anggota DPRD samosir lainnya, Plt Sekdakab Samosir Tombor Simbolon, Jabiat Sagala Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asisten I Mangihut Sinaga serta Kepala Dinas Koperindag Hotraja Sitanggang.

Menanggapi aksi unjuk rasa warga Simullop, pimpinan DPRD Samosir melalui Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata mengatakan akan langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya.

"Kami tidak mau menyusahkan masyarakat, jadi kami akan langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi sebenarnya" ucap Rismawati di ruang rapat gedung DPRD Samosir. (P-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment