KMP Ambu-Ambu kandas di Mentawai

Ilustrasi
Partukkoan - Padang

Kmp Ambu-Ambu tujuan Padang - Mentawai (Tua Pejat) kandas di Ujung Muara Dermaga Tua Pejat Kabupaten Mentawai sekitar pukul 06.15 wib.

"Kapal kandas di atas karang  di depan dermaga Tuapejat disaat kapal hendak menepi di dermaga tuapejat,"kata Kepala Kantor SAR Padang Suhri N.N Sinaga di Padang.

Ia menjelaskan kapal kandas dari informasi dari Koordinator Pos SAR Mentawai Alvizan,S.H. Bahwa telah terjadi Kecelakan Pelayaran KMP Ambu-ambu Padang-Mentawai (Tua Pejat) dengan penumpang lebih kurang 200 Orang menabrak Karang di Ujung Muara Dermaga Tua Pejat .

"Mendapat  informasi dari petugas Siaga Komunikasi, langsung memerintahkan Koordinator Pos SAR Mentawai segera melakukan Evakuasi terhadap Pob KMP Ambu-ambu,"jelasnya.

Kronologis kejadian, kapal disaat mau menepi ke dermaga tuapejat dibawa juru mudi atas nama Rahmat namun disamping jurumudi ada chip kapal KMP Ambu-Ambu atas nama Asmadi yang mengendalikan jalan maju mundurnya kapal, namun tanpa disadari bahwa kapal ternyata melebar ke tepi bakau dan kondisi pasang sedang surut, sehingga kapal menyangkut di atas karang  dan setelah itu di upayakan untuk mundur akan tetapi tidak bisa keluar, sehingga pada akhirnya harus menunggu pasang naik.

"Saat kejadian ini kapten kapal KMP Ambu-Ambu an. BUDI  yg sedangg cuti dan kapal di kemudikan oleh ASMADI (chip) sebagai penanggung jawab kapal saat ini,"ujar Sinaga.

Ia mengatakan satu TIM rescuer Pos SAR Mentawai diturunkan, dengan menggunakan Rigit Infatable Boat (RIB) yang sudah siaga di dermaga Tua Pejat.

"Rescuer Pos SAR Mentawai Langsung menuju KMP Ambu-ambu dan mengevakuasi seluruh penumpang kapal,"katanya.

Ia menjelaskan, namun saat ini kapal KM Beriloga merapat ke kapal Ambu Ambu untuk menurunkan penumpang di ats kapal KMP Ambu Ambu dan beban kendaraan dan barang sembako di atas kapal KMP Ambu Ambu.

"Seluruh POB KMP Ambu-Ambu telah berhasil di evakuasi oleh Tim Rescue Pos SAR Mentawai dan di bantu oleh Pol Airud, BPBD Kabupaten Mentawai dan masyarakat (nelayan),"ungkap dia.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka dan kapal akan bisa bergerak bila air laut sudah pasang naik. "Kapal tunggu pasang naik agar bisa bergerak," ujar Sinaga. (Derizon Y)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment