Masyarakat Diminta Manfaatkan Teknologi Pertanian

Partukkoan - Padang

Masyarakat Pariaman, Sumatera Barat diminta untuk memanfaatkan tekhnologi pertanian dalam meningkatkan hasil produksi padi.
   
"Pemanfaatan teknologi hendaknya dapat meningkatkan produksi padi yang ada, melihat semakin berkurangnya lahan sawah yang berubah fungsi menjadi perumahan," kata Walikota Pariaman Mukhlis Rahman di Pariaman.
   
Ia menjelaskan, meningkatnya produksi padi secara otomatis pembangunan Ketahanan Pangan yang kita laksanakan di Kota Pariaman dapat berjalan dengan baik, dan kesejahteraan masyarakat dapat kita wujudkan.

Salah satu teknologi pertanian/ Yt

Apabila dulu Pariaman hanya mampu panen 5-6 ton/ha, lanjut Mukhlis Rahman saat ini dengan adanya kerjasama dengan Dandim dan Dinas pertanian, dapat meningkat menjadi 9-10 ton/ha.
   
"Sehingga kebutuhan pangan di Kota Pariaman walaupun lahan sawah berkurang tetap stabil," ungkapnya.
  
Ia mengatakan saat ini produksi padi di Kota Pariaman telah mencapai 35.500 ton/ha,sampai tahun 2017.
  
"Sedangkan untuk kebutuhan Kota Pariaman hanya 18 ribu ton/ha, sehingga masih surplus," sebutnya.
   
Ia menjelaskan berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS saat ini, Kota Pariaman sudah mencapai 6,5 ton/ha, peringkat dua setelah Bukittinggi. "Hal ini menjadi kebanggan tersendiri bagi kita,"ujarnya.
  
Ia menambahkan telah dibentuknya balai benih oleh Menteri Pertanian di Cubadak Aie tahun 2015, maka akan semakin menunjukkan keseriusan Kota Pariaman untuk mewujudkan Swasembada Pangan yang digaungkan oleh Presiden Joko
Widodo.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment