Siswa Mentari School Field Studi Di Konservasi Penyu Pariaman

Salah satu siswa Mentari School Bintaro sedang membersihkan penyu di Pusat Konversi Penyu Pariaman
Partukkoan - Pariaman

Sebanyak 89 siswa Mentari International School-Bintaro Jakarta melakukan Field Study di Pusat Konservasi Penyu dan Pulau Kasiak zona inti konservasi perairan Kota Pariaman, Sumatera Barat.
    
"Kegiatan yang dilakukan oleh salah satu sekolah berkualitas international tersebut sudah masuk kurikulum wajib dan kunjungan ke konservasi penyu Kota Pariaman agenda rutin setiap tahunnya paling tidak dalam 5 tahun terakhir," kata  Ridwan Tulus  pimpinan tour travel Sumatera and Beyond, di Pariaman Sabtu (16/1/2016).

Ia menjelaskan, Field study yang berwawasan kepada kepedulian lingkungan, tujuannya adalah untuk membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan mampu mengembangkan diri untuk mengarahkan dan mengekplorasikan diri pada lingkungan.
    
"Hasil dari field study ini sangat positif dalam membentuk karakter siswa yang nota bene adalah ana-anak kota yang berkecukupan yang kurang bersosialisasi dengan alam, esensinya siswa ini nantinya dapat memupuk rasa kepedulian terhadap lingkungan dan banyak belajar dari alam,"ujarnya.
    
Selain itu, tambah Ridwan Tulus alam, sebagai objek media belajar merupakan solusi ketika terjadi kejenuhan atas metodologi pendidikan di dalam kelas, salah satu agenda kegiatannya di Kota Pariaman. Konsep pendidikan luar kelas yang Mentari Internaional School dilakukan di alam terbuka dengan tema fun and nature.
    
"Pada dasarnya kegiatan ini, menggambarkan suasana yang menyenangkan untuk belajar dan bermain di alam disesuaikan dengan kultur dan budaya setempat. Agendanya meliputi  perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi di kawasan Konservasi Penyu Kota Pariaman," tambahnya lagi.
    
Ia mengatakan, generasi muda dari bangku sekolah perlu ditanamkan kesadaran yang mendalam akan pentingnya kaidah-kaidah pelestarian di alam. 
   
"Salah satunya pemanfaatan sumber daya penyu secara rasional mulai dari memahamani lingkungan, siklus hidup serta tindakan sesuai dengan regulasi agar populasinya tidak punah,"katanya.
    
Ridwan Tulus menambahkan, disamping itu kegiatan lain yang dilakukan di kawasan konservasi penyu adalah penanaman mangrove sebagai persiapan untuk pengembangan ekowisata hutan mangrove di kawasan ini, dan transplantasi  terumbu karang di pulau kasiak.

"Siswa Mentari International School-Bintaro Jakarta di ajarkan tarian khas Kota Pariaman guna memperkenalkan budaya dan adat istiadat Kota Pariaman,"ujarnya. (DZ)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment