Divonis bersalah, Pencipta Mobil Listrik Ini Tak Terima

Dasep saat mengikuti sidang/ Photo Lip. 6
Partukkoan - Jakarta

Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Ahmadi mengatakan dirinya tak bersalah. Apa yang dibuatnya selama ini hanyalah untuk menghasilkan yang terbaik.

"Kita melakukan yang terbaik, kalau masih ada kekurangan, ya itu wajar. Tapi, kalau ini disebut perbuatan kejahatan, saya tidak terima," kata Dasep.

Dasep mengklaim bahwa riset yang dibuat seseorang masih punya kekurangan, sehingga menurutnya pihak yang menganggap perbuatannya sebagai tindak pidana sebenarnya belum memahami bidang riset tersebut.

"Makanya, teman-teman saya di ITB mendesak saya supaya melakukan banding," kata Dasep.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Pria pencipta mobil listrik pada Oktober 2013 lalu itu divonis bersalah dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sehingga merugikan negara, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi," ucap Ketua Majelis Hakim Tipikor Arif Waluyo di ruang persidangan Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin 14 Maret 2016.

Kemudian Dasep juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 17,1 miliar ditambah denda Rp. 200 juta subsider 3 bulan penjara. 

Dalam kasus itu, Negara diduga mengalami kerugian senilai Rp Rp 28 miliar lebih.

Dikesempatan itu juga, hakim menegaskan bahwa Dahlan Iskan tidak terbukti melakukan perbuatan yang merugikan negara yang disebut-sebut ikut bersama Dasep.

Dalam penilainnya, Majelis mengatakan terlalu prematur menyebut perbuatan Dasep bersama-sama dengan saksi Dahlan. Hal itu dikarenakan, mobil listrik sebanyak 16 unit untuk konferensi APEC tersebut, merupakan perjanjian yang disepakati antara Dasep dengan 3 perusahaan yang bersedia menjadi sponsor, yaitu PT PGN, PT BRI, dan PT Pertamina.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment