Satpol PP Akan Tegas Dalam Menertibkan Ternak yang Berkeliaran di Samosir


Partukkoan-Samosir 

Sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata, serta menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan sehat, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui satuan Polisi Pamong Praja komitmen dan akan tindak tegas dalam menertibkan setiap hewan ternak masyarakat yang berkeliaran diwilayah Samosir


Demikian disampaikan Kasatpol PP Kabupaten Samosir Krimson Malau saat ditemui Wartawan diruang kerjanya, Kamis(17/3). Ia menjelaskan, bahwa dasar hukum penertibannya yaitu Peraturan Pemerintah Daerah Nomor 26 tahun 2006 tentang kewajiban mengurung dan atau mengurus ternak seperti Sapi, Kerbau, Kuda, Kambing maupun lainnya.

Dimana dalam penertibannya kita juga selalu berupaya memberikan pemahaman maupun metode pendekatan kepada masyarakat sehingga hewan ternaknya tidak berkeliaran lagi dan tidak menimbulkan aroma yang tidak sedap melalui kotorannya. Namun, apabila himbauan tersebut tetap tidak diindahkan maka secara cepat kita akan mengambil langkah dengan melakukan penangkapan terhadap hewan ternak yang selanjutnya diamankan di kantor kecamatan setempat,”ucapnya.

Ketika ditanya biaya ganti rugi yang harus dikeluarkan oleh masyarakat dalam penertibannya, krimson menambahkan untuk biaya penertiban setiap ekor kerbau, sapi, dan kuda Rp. 40000, setiap ekor kambing, babi dan domba Rp. 35.000. Sedangkan untuk biaya pengamanan yaitu setiap ekor kerbau, sapi dan kuda Rp.40.000, hewan ternak(babi) Rp.35000, dan setiap ekor kambing serta domba rp.35.000. Ujar Krismon. (P-1)


loading...
Share on Google Plus

Tentang Hatoguan Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment