Menolak Bala, Besok Warga Situngkir Gelar Ritual Gondang Sabangunan

Partukkoan - Samosir

Pasca terjadinya beberapa kecelakaan hingga merenggut nyawa para pengunjung di lokasi Pantai Indah Situngkir membuat Tokoh Masyarakat dan warga berinisiatif menggelar ritual Gondang Sabangunan besok, Kamis (11/08/2016) di pantai tersebut pukul 09.00 Wib.
Ilustrasi Gondang Sabangunan
"Seringnya terjadi kecelakaan bercampur hal-hal yang aneh di pantai itu, kami bersama Tokoh Adat dan warga akan melakukan ritual penyembahan serta Gondang Sabangunan di lokasi Pantai Indah Situngkir," tutur Tahan Sitingkir, Kepala Desa Situngkir kepada Partukkoan, Rabu (10/08/2016) di Pangururan. 

Menurutnya, hal demikian perlu dilakukan, karena ada sesuatu yang tidak dapat dicerna dengan pikiran manusia tentang apa yang sudah terjadi di lokasi itu. "Ada hahomion, atau pikiran manusia tidak mampu meneliti atau memikirkan kebijakan dari Tuhan," tambahnya 

Oleh karena itu lanjut dia, warga membuat sebuah kepanitian dalam melaksanakan kegiatan besok. Acara gondang sabangunan itu akan dilaksanakan sebagai bentuk adat ritual meminta kepada Tuhan agar kejadian-kejadian bala atau bencana tidak lagi muncul. 

"Kita akan persembahkan beberapa bentuk persembahan termasuk kambing putih. Dan sampai saat ini, dana yang sudah terkumpul sudah ada 10 juta, warga memang serius melaksanakan ritual ini termasuk dibantu para perantau," ucap Tahan Situngkir. 

Disinggung manfaat dari ritual itu, Kepala Desa itu mengatakan bahwa sejak jaman dahulu ritual dalam adat batak adalah hal biasa dilakukan. Sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus permintaan berkat dari Tuhan atas apa yang telah diberikan kepada masyarakat. 

Masih kata dia, ketika PIS dibuka, dari sisi ekonomi warga tentu akan diuntungkan, karena adanya pengunjung yang datang akan berdampak pada pertumbuhan warga sekitar. 

"Dari sisi ekonomi, kita kan tidak mau pengunjung jadi takut datang ke Samosir, khususnya ke Pantai ini," katanya. Kegiatan ini memang sudah dibicarakan dan dimusyawarahkan setelah kejadian duka berturut-berturut terjadi di lokasi itu. 

Beberapa kejadian duka yang terjadi dilokasi sebagaimana dirangkum media ini yaitu, meninggalnya seorang siswa pelajar kelas VII SMPN 1 Kecamatan Harian, peserta gerakan Pramuka Kwartir Cabang Samosir ketika merayakan HUT Pramuka ke-54, di Pantai Indah Situngkir Danau Toba, Sabtu (18/6) lalu. 

Kemudian, seorang bocah asal padang yang sedang berkunjung ke Samosir bersama keluarga meninggal dunia, setelah banana boatnya terbalik hingga baling-baling mengenai tubuhnya pada hari Sabtu (16/07/2016) lalu.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment