Meriahkan HUT RI 71, Percasi Gelar Lomba Catur di Samosir

Partukkoan - Samosir

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) cabang Samosir, gelar pertandingan catur yang diikuti 30 orang pecatur (Pemain catur) bertanding dilapangan terbuka Open Stage Pangururan, Senin (15/08/2016) dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 71 tahun 2016.

Ketua Percasi Samosir Elison Sitanggang mengatakan, pertandingan ini digelar, selain untuk memeriahkan HUT RI, juga untuk merekrut pecatur handal dari Samosir. "Samosir merupakan gudang para pemain catur. Banyak master catur di Samosir, namun tidak mau muncul diumum. Untuk itu, kita adakan pertandingan untuk melirik pecatur-pecatur handal dari Samosir," imbuhnya.

Menurut Sitanggang, minimnya minat pecatur untuk tampil pada event-event yang digelar karena hadiah yang kurang menarik. "Percasi Samosir memang sangat minim anggaran. Anggaran tahun ini hanya 18 juta dari KONI Samosir. Minimnya anggaran ini salah satu penyebab tidak tertariknya pecatur muncul diumum," ungkapnya.

Berbagai upaya lanjut Elison, sudah dilakukan untuk mendapatkan dana, termasuk permohonan bantuan sudah dilayangkan ke DPRD Samosir, namun tidak ada respon. "Selama ini, Percasi selalu mensubsidi anggaran untuk event-event berlangsung, sebagai  tanggungjawab moral," katanya.

Ditambahkannya, percasi berencana menggelar event besar untuk mendukung otorita Danau Toba dengan melibatkan seluruh Kabupaten kawasan Danau Toba. Karena pada tahun 2007 lalu, Samosir pemegang rekor muri yang menghadirkan 400 orang pecatur.
Foto Para Peserta
"Banyak pecatur Nasional yang berasal dari Samosir, temasuk Salor Sitanggang, Saudara Sitanggang, Johannes Simbolon. Untuk itu, kita berharap pemerintah memberikan perhatian untuk percasi Samosir, karena kita juga berencana membuka sekolah catur di Samosir," ucap Elison.

Sementara itu, Ketua KONI Samosir Dinar Simbolon membenarkan minimnya anggaran yang ditampung pada tahun 2016. "Anggaran KONI tahun ini hanya Rp. 400 juta untuk 21 cabang olahraga yang ada di Samosir. Untuk percasi sendiri diberikan sebesar Rp. 18 juta," sebutnya.

Untuk itu kata Dinar, pada tahun 2017 mendatang, pihaknya akan berupaya untuk meningkatkan anggaran KONI, dan sudah dijanjikan oleh DPRD Samosir. "Kita telah berupaya, agar anggaran KONI tahun berikutnya meningkat untuk membina para atlit berprestasi dari Samosir," ujarnya.

Dijelaskannya, untuk tahun ini dua orang atlit asal Samosir mewakili Provinsi Sumatera Utara ke PON. Diantaranya, dari pencak silat Artetty Nadeak, dan Tinju Helpiarni Sijabat. "KONI akan memberikan tali asih atau bonus bagi atlet yang akan berangkat ke Bandung Jawa Barat untuk mengikuti PON," kata Simbolon.

Dilokasi yang sama, Kabid Pemuda dan Olahraga Bresman Simbolon dalam sambutannya mengatakan agar para peserta mengikuti pertandingan dengan baik dan mengikuti hati nurani.

Sesuai dengan petunjuk teknis yang disampaikan panitia, pertandingan berlangsung berlangsung selama 90 menit, untuk memperebutkan total hadiah Rp. 6 juta. Juara 1 sebesar Rp. 2 juta, juara 2 Rp. 1,5 juta, juara 3 Rp. 1 juta. 

Kemudian untuk juara harapan satu Rp. 750 ribu, harapan dua Rp. 500 ribu, harapan tiga Rp. 250 ribu, dan hadiah akan diberikan langsung oleh Bupati pada puncak perayaan HUT RI 17 Agustus 2016. (Helbos)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment