Preman Cadar Hitam Ancam Dan Ikat Satpam Kampus Trisakti

Partukkoan - Jakarta 

Puluhan preman dalam kisruh demo Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat akhirnya diangkut polisi. Para preman juga mengancam dan mengikat satpam kampus tersebut.
Sejumlah orang yang diduga preman diamankan Polisi
Kanit IV Kamneg Polda Metro Jaya Kompol Armaeni menyebutkan, para preman memaksa satpam tersebut menandatangani surat guna mendukung manajemen kampus yang baru."Untuk buat surat pernyataan dengan mendukung direktorat yang baru, lalu sempat disita handphone satpamnya oleh mereka tapi udah dibalikin semua," ujarnya di Polda Metro Jaya, Rabu (24/8).

Para preman yang mengancam kata dia, mengancam dan mengikat satpam, pelakunya menggunakan cadar hitam. Dan hingga kini, polisi masih mencari yang bersangkutan. "Sementara belum nih. Karena posisi mereka pakai cadar katanya. Jadi mereka enggak tahu (keberadaannya)," ujarnya.

Atas perbuatannya, preman dikenakan pasal 363, tentang pencurian dengan kekerasan. "Sementara laporan baru pencurian dalam kekerasan. Bukan 170, tapi 363," katanya.

Sebelumnya diberitakan, selesai terjadi kekisruhan di Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, puluhan preman digiring ke Polda Metro Jaya. Mereka didata di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Menurut informasi yang dihimpun partukkoan.com sekitar pukul 11.10 WIB para preman itu sebelumnya menaiki truk Korps Brimob dan langsung dijejerkan di depan SPKT. 75 Preman tersebut diduga berasal dari dua kubu, yakni Thobi Mutis, serta diduga preman bayaran dari pihak yayasan Universitas Trisakti.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment