Banding Ditolak, Kuasa Hukum Siswa SMP Pembunuh Enno Ajukan PK

Enno Parinah
Partukkoan – Banten   

Alfan Sari selaku Kuasa Hukum RA (15), siswa SMP yang divonis 10 tahun bui dalam kasus pembunuhan Enno Parinah merasa kecewa atas penolakan pihak Pengadilan Tinggi Banten terhadap upaya hukum banding yang diajukan.

"Iya dikalahkan banding kami pada 1 Agustus 2016 lalu, jadi sudah inkracht. Aneh sih karena prosesnya tidak diketahui, tahu-tahu kami dikabari oleh orangtua bahwa banding kami ditolak," kata Alfan, Jumat (9/9) seperti dilansir merdeka.com

Dirinya menduga keputusan itu dibacakan tanpa menghadirkan pihak-pihak terkait, termasuk dirinya sebagai pengacara RA. Selain itu, dia juga belum menerima salinan putusan.

"Bahkan hingga terakhir memori banding dikirim ke Pengadilan Tinggi Banten. Kami tidak diberikan salinan putusan sampai saat ini dengan berbagai alasan yang tak masuk akal," kata Alfan.

Meski demikian, Alfan dan RA akan terus melakukan berbagai upaya hukum termasuk mengajukan kasasi dan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung.

Menurutnya upaya-upaya hukum yang dilakukan merupakan usaha dalam penegakan hukum sesuai dengan tempatnya. Dan saat ini pihaknya sedang melakukan kasasi.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment