Kasus E-KTP, Mantan Dirjen Dukcapil Mengaku Tidak Tahu Ada Tersangka Baru

Partukkoan - Jakarta

Mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman, mengaku tidak mengetahui adanya tersangka baru pada kasus dugaan korupsi KTP elektronik.

"Saya hanya memberikan keterangan apa yang diminta. Saya yang buat SK tim-tim ini tugasnya apa aja," kata Irman di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2016).
Foto: Net | HO
Dirinya juga mengaku hanya ditanyai penyidik KPK tentang Surat Keputusan (SK) dalam pembentukan tim teknis pada pengadaan e-KTP. "Saya hanya diminta keterangan mengenai SK-SK tim-tim teknis tim yang lama-lama ini fungsinya apa itu aja," lanjutnya.

Irman sendiri enggan memberi komentar tentang kerugian negara senilai Rp 2 triliun. Dirinya berharap publik untuk bersabar terkait penyidikan kasus tersebut.

"Kalau soal kerugian saya enggak mau komentar. soal kerugian itu menurut saya kan sedang disidik, sekarang saya enggak mau komentar. Saya enggak tahu itu. Itu kan sedang diselidiki saya tidak mau berkomentar soalnya yang dipanggil bukan saya sendiri," sambung Irman.

Dalam kasus tersebut, KPK telah mengantongi perhitungan kerugian keuangan negara dalam kasus tersebut. Sejauh ini, KPK baru menetapkan seorang tersangka yaitu Sugiharto selaku Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Informasi yang didapat dari pihak internal KPK, Kamis (22/9/2016), ekspose sudah digelar beberapa waktu yang lalu. Sprindik pun sudah diteken Pimpinan KPK dan akan segera diumumkan. Dalam sprindik itu, tertulis nama seorang tersangka baru. Sumber di KPK menyebutkan tersangka baru itu adalah atasan Sugiharto.

Ketua KPK Agus Rahardjo juga sudah mengumbar 'sinyal' soal adanya tersangka baru dalam kasus e-KTP. Agus sempat menyebut di hadapan Komisi III DPR, bahwa ada kemajuan yang signifikan dalam penanganan kasus ini.

"Untuk kasus e-KTP, kami mendapatkan perhitungan kerugian negara baru satu setengah bulan lalu. Insya Allah dengan restu Bapak Ibu, akan segera kami naikkan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/9) lalu. (Det/Pr-02)
loading...
Share on Google Plus

Tentang Dedi Sitanggang

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment