Pasien Remaja Pertama Yang Bunuh Diri Di Belgia

Partukkoan - Jakarta

Bunuh diri merupakan suatu tindakan yang sangat dilarang agama, namun demikian Belgia salah satu Negara didunia memberikan ijin bagi pasien semua umur untuk bunuh diri berbantu. Seperti dikabarkan, ada seorang remaja jadi pasien pertama yang melakukannya.

Selain Belgia beberapa negara yang juga melegalkan euthanasia adalah Jerman, Swiss, Belanda, Luxemburg, Kolombia, Kanada dan Jepang.
Ilustrasi Proses Suntik Mati | Net
Sebagaimana dilansir reuters, Kepala Komite Kontrol dan Evaluasi Euthanasia Belgium Wim Distelmans menyebutkan dokter yang membantu sang anak bunuh diri tak memberikan banyak detail. Hanya saja umur pasien 17 tahun dan mengidap penyakit mematikan.

Seperti diketahui, Belgia melegalkan euthanasia sejak tahun 2002 dan pada tahun 2014 mengizinkan dokter untuk melakukannya pada semua kelompok umur pasien. Hukum di Negara itu mengatur bahwa pasien harus berada dalam kondisi “sakit konstan” yang tidak bisa diobati dan dianggap akan meninggal dunia.

Distelmans mengatakan euthanasia pada pasien anak lebih khusus, sebab seorang anak harus benar-benar meminta dalam kondisi sadar dan berpikir rasional oleh psikolog atau psikiater serta orang tuanya juga harus setuju. Data pada tahun 2013 menunjukkan euthanasia legal di Belgium sendiri sudah mencapai angka 8.752 kasus.

Untuk melakukan euthanasia dokter biasanya akan menyuntikkan obat bius barbiturat dalam dosis tinggi. Beberapa pasien melihat euthanasia ini sebagai cara mati yang lebih manusiawi daripada harus menderita dan akhirnya meninggal juga karena penyakit.
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment