Sangat Dendam, Wanita Irak Ini Penggal dan Masak Kepala Militan ISIS

Partukkoan – Samosir

Seorang wanita Irak (39) mengaku dirinya telah melakukan pembalasan atas kematian keluarganya yang dibunuh ISIS kepada para militan ISIS dengan cara memenggal dan memasak kepala mereka (mililitan ISIS).

Wanita itu merupakan pimpinan sebuah kelompok dengan anggota 70 milisi itu adalah seorang ibu rumah tangga. Namun Wahida Mohamed Al-Jumaily bersama dengan kelompoknya mampu menghalau para militant ISIS di sekitar 80 kilometer sebelah selatan Mosul.

Wanita yang lebih dikenal sebagai Um Hanadi itu mengklaim dirinya sebagai salah satu orang yang paling ditakuti ISIS. Dia telah selamat dari enam percobaan pembunuhan dan telah mendapat ancaman pembunuhan dari para pemimpin ISIS.

"Enam kali mereka mencoba membunuh saya. Ada pecahan peluru di kepala dan kedua kaki saya, rusuk saya patah, namun itu semua tidak menghentikan saya untuk berjuang," katanya dikutip Jumat (30/9/2016) dari CNN seraya mengangkat jilbabnya untuk menunjukkan sejumlah bekas luka.

Um Hanadi sangat dendam kepada ISIS, sebab suami, ayah serta tiga saudaranya dibunuh kelompok ISIS. Kepada media setempat, wanita itu mengatakan bahwa menantu prianya juga telah dibunuh ISIS dengan kedua kaki dan tangannya lebih dulu dipotong pada tahun 2014 saat ISIS menguasai Shirqat.

Media lokal Irak mengabarkan, wanita itu bersama kelompoknya bergerak menuju pusat kota Shirqat dan merebut kota itu dari ISIS.

oleh: Diky
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment