Banyak Abu Akibat Kemarau, Warga Samosir Gunakan Masker

Partukkoan - Samosir

Akibat kemarau berkepenjangan di Samosir yang mengakibatkan banyaknya abu berterbangan membuat banyak warga samosir menggunakan masker. Hal itu dilakukan untuk melindungi diri dari gangguan pernafasan.
Seorang warga samosir sedang menggunakan masker untuk melindungi diri dari abu | Foto: Marco Tampan
Demikian dikatakan Angeli Sipayung, seorang pelajar di Samosir kepada Partukkoan, Jumat (14/10/2016). “Apalagi kalau naik kendaraan (sepeda motor-red) pastilah pakai masker bang. Takut batuk dan flu, kalau terlalu banyak masuk abu,” katanya.

Selain masker katanya, dirinya juga kerap menggunakan kaca mata, untuk menghindari panas terik dan iritasi mata. “kaca mata juga kadang kita gunakan bang, maklum sekarang kan banyak proyek jalan jadi banyak abu,” tutur siswa SMK Karya Jaya itu.

Sementara itu hal yang sama juga dilakukan H. Sihaloho warga Tanjung Bunga Kecamatan Pangururan. Menurutnya dalam dua bulan terakhir, Sihaloho terpaksa menggunakan masker lantaran tidak tahan akibat banyaknya abu di jalan-jalan Samosir.

“Karena proyek, abu jadi banyak, jadi perlu sekali menggunakan masker agar terlindung dari penyakit pernafasan dan sakit mata. Seain itu, untuk mengantisipasi penyakit di musim kemarau ini, harus banyak minum,” pungkas Haloho.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Jabiat Sagala Drs. Jabiat Sagala saat dihubungi Partukkoan Via Seluler, Selasa (26/09/2016) lalu menghimbau agar para pelaksana kegiatan proyek di Samosir tetap memperhatikan lingkungan. “ya, bagi penanggungjawab kegiatan, ya disiram lah. Supaya jangan banyak abu,” kata Jabiat.

Oleh: Marcopolo Sitanggang
loading...
Share on Google Plus

Tentang Redaksi Partukkoan

Partukkoan.com merupakan Situs Online yang dikelola untuk memberikan Informasi yang akurat dan terpercaya di sekitar Wilayah Tapanuli dan Bonapasogit, partukkoan.com adalah kompasnya orang batak.
    Facebook Comment